News Update

PTPN III Sabet Penghargaan Indonesia Best Digital Innovation Award 2024

JakartaPT Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sukses menyabet penghargaan Indonesia Best Digital Innovation Award 2024 dengan predikat ‘Very Good’ dari Majalah SWA.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Sucipto Prayitno, pada Selasa, 17 Desember 2024 di Jakarta.

Sucipto menyampaikan bahwa capaian ini menjadi salah satu bukti bahwa PTPN dinilai telah berhasil memanfaatkan teknologi digital, guna mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas perusahaan.

“Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi digital yang relevan dan berdampak nyata, baik untuk operasional internal maupun untuk mendukung ekosistem bisnis secara keseluruhan,” ujarnya dikutip 18 Desember 2024.

Baca juga: Gandeng BNN, PTPN III Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Lingkungan Pekerja  
Baca juga: Berhasil Pacu Kinerja PTPN Group, Mohammad Abdul Ghani Sabet Penghargaan Ini

Sebagai salah satu perusahaan yang memegang peranan penting dalam sektor perkebunan di Indonesia, PTPN III (Persero) telah melakukan berbagai langkah transformasi digital, termasuk implementasi sistem berbasis teknologi untuk mendukung operasional perkebunan, manajemen data, dan pengawasan proses produksi.

Salah satu inisiatif yang telah kami lakukan melalui penerapan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk memonitor kesehatan tanaman, cuaca, hingga produktivitas lahan secara real-time.

Perseroan dinilai mampu menjawab tantangan industri perkebunan yang kompleks melalui pemanfaatan teknologi secara strategis.

“Transformasi digital bukan lagi sekadar opsi, tetapi menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan untuk tetap kompetitif di era industri 4.0.,” ungkap Sucipto.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi PTPN III, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mendorong transformasi digital di sektor perkebunan Indonesia secara keseluruhan. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

6 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

6 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

7 hours ago