Jakarta – PT SGMW Multifinance Indonesia meneken perjanjian kerja sama dengan PT Bank Sinarmas Tbk senilai Rp300 Miliar. Kolaborasi ini akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis serta ekspansi perusahaan.
Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia Alan Wang mengatakan, kolaborasi ini merupakan satu langkah awal yang sangat berarti dalam menyediakan solusi keuangan yang lebih baik bagi para pelanggan.
“Dengan menggabungkan kekuatan dan keahlian perusahaan, kami terus berkomitmen dalam memberikan nilai dan dukungan yang lebih baik lagi kepada para klien kami serta mendorong pertumbuhan dan kesuksesan bersama,” katanya, dalam keterangan tertulis, Rabu, 22 Mei 2024.
Baca juga: SGMW Multifinance Indonesia Raih Fasilitas Kredit dari Bank of China, Segini Nilainya
Diketahui, PT SGMW Multifinance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan captive milik SAIC Motor HK yang melayani merk Wuling dan Morris Garage (MG) dengan menyediakan pembiayaan kepada dealer-dealer Wuling dan MG dan juga pembiayaan dengan cara angsuran kepada konsumen-konsumen retail.
Adapun, pemegang saham PT SGMW Multifinance Indonesia terdiri dari SAIC Motor HK Investment Limited, PT SGMW Motor Indonesia, General Motor Financial Inc dan PT Sinarmas Multiartha Tbk, yang secara kolektif telah melakukan investasi sebesar Rp 600 miliar dalam bisnis ini.
Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, pihaknya mempercayai kerjasama dengan PT SGMW Multifinance Indonesia sebagai salah satu langkah pengembangan strategi bisnis pembiayaan kendaraan bermotor.
“Selain itu memberikan lebih banyak nilai tambah dan manfaat kepada seluruh pemangku kepentingan guna menjalin hubungan sinergi di berbagai bidang ke depannya,” pungkasnya.
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More