Categories: Snapshot

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk Lepas Saham Baru –

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk Lepas Saham Baru –

(Kiri-kanan) Marketing Director PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (Indopora)-Albertus Gunawan,Operational Director-Heribertus Herry Putranto,President Director-Febyan dan Finance Director-Dwijanto berbincang usai Paparan Publik dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) yang dihadiri jajaran Komisaris dan Penjamin emisi di Jakarta,Senin 16 November 2015.Indopora adalah perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi pondasi melakukan penawaran umum dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 303.000.000 saham atau 15,13 % dari modal yang telah ditempatkan ,dengan nilai nominal sebesar Rp.100 per saham.Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi PT Yuanita Securities Indonesia dan PT Minna Padi Investama Tbk.(Budi Urtadi)

Paulus Yoga

Recent Posts

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

6 mins ago

OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut, KPK Sita Uang-Emas Senilai Rp6,38 M

Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More

10 mins ago

IHSG Awal Pekan Ini Dibuka Hijau, Sempat Sentuh Level 9.000

Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More

1 hour ago

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BBRI, ARCI hingga BUVA

Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp16.847 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Senin (12/1/2026) sebesar 0,17 persen ke level Rp16.847… Read More

3 hours ago

Update Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Senin, 12 Januari 2026

Jakarta – Harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan pada Senin, 12 Januari 2026 di… Read More

3 hours ago