Ekonomi dan Bisnis

PT IIM Tunjukkan Prestasi Internasional Lewat Produk Syariah dan Aksi Sosial

Jakarta – Tak hanya mencetak kinerja keuangan yang mentereng, PT Insight Investments Management (PT IIM) membuktikan bahwa kepedulian sosial bisa berjalan seiring dengan kesuksesan produk. Dalam waktu berdekatan, perusahaan ini menyabet dua penghargaan bergengsi, yakni LSEG Lipper Fund Awards Global Islamic 2025 dan Top CSR Awards 2025.

Melalui produk andalannya, Insight Simas Asna Pendapatan Tetap Syariah (I-ASNA), PT IIM dinobatkan sebagai Best Fund Over 3 Years dan Best Fund Over 5 Years oleh LSEG Lipper. Penghargaan internasional ini diberikan berdasarkan kinerja konsisten dan pengelolaan risiko yang unggul secara kuantitatif melalui pendekatan Lipper Leader for Consistent Return.

“Kami bangga atas pencapaian ini, menunjukkan bahwa kinerja produk reksa dana kami diakui secara global. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan investasi berbasis prinsip syariah dan keberlanjutan mampu bersaing secara kompetitif di tingkat internasional,” ungkap Camar, dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa, 17 Juni 2025.

Baca juga: CIMB Niaga Perkuat Layanan Finansial untuk Nasabah di Banyuwangi

Tak hanya unggul dalam produk, PT IIM juga menorehkan prestasi dalam ranah tanggung jawab sosial. Pada ajang TOP CSR Awards 2025 yang digelar 11 Juni lalu, PT IIM diganjar dua penghargaan, yaitu TOP CSR Awards 2025 # Star 5 dan TOP Leader on CSR Commitment 2025.

Direktur PT IIM, Ria M Warganda, yang juga dinobatkan sebagai Top Leader on CSR Commitment 2025, mengungkapkan rasa syukur atas pengakuan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Terima kasih kepada penyelenggara TOP CSR Awards 2025, para investor, serta seluruh tim PT IIM yang selalu berkomitmen dalam menjalankan inisiatif sosial yang berdampak,” tutur Ria. 

“Dua penghargaan bergengsi ini, yang kami dapatkan sepanjang Mei hingga Juni 2025, yakni Lipper Fund Awards 2025 dan Top CSR Awards 2025, menjadi bukti nyata atas konsistensi dan komitmen PT IIM dalam menyelaraskan kinerja produk dan kontribusi sosial berkelanjutan,” lanjutnya. 

CSR sebagai Pilar Strategi, Bukan Tambahan Aktivitas

Komitmen PT IIM terhadap dampak sosial bukan sekadar slogan. Perusahaan rutin mengalokasikan sebagian management fee dari seluruh produk reksa dana untuk membiayai program sosial. Selaras dengan visi “Transforming Investment into Social Impact”, PT IIM telah melaksanakan sekitar 20 program CSR dalam kurun 2024 hingga pertengahan 2025.

Program-program ini menjangkau 30 provinsi dan memberi manfaat langsung kepada lebih dari 16.000 individu. Sasarannya mencakup sektor energi terbarukan, pertanian, kehutanan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu program unggulan mereka, Pro-Woman for Renewable Energy, menunjukkan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,72 pada tahun 2024. Program ini memberdayakan perempuan lewat akses ke energi terbarukan.

Tak hanya itu, produk Reksa Dana Insight Haji Syariah Fund telah mendukung keberangkatan hampir 1.000 jamaah umrah dan haji sejak 2005.

Baca juga: BPKH Limited Salurkan Kompensasi Rp3,7 Miliar ke 42.000 Jemaah Haji

Sementara itu, program Desa Energi Insight di Tanjung Boleng, Labuan Bajo, membantu nelayan dan perempuan pesisir menggunakan energi terbarukan. Hasilnya? Pendapatan nelayan meningkat hingga 216 persen.

Ria menekankan bahwa CSR bukanlah aktivitas tambahan, tetapi bagian tak terpisahkan dari model bisnis.

“Kami percaya bahwa CSR bukanlah kegiatan yang terpisah dari bisnis inti, melainkan bagian integral dari strategi investasi kami. Dengan pendekatan ini, kami berharap dapat terus menghadirkan nilai tambah yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain CSR, PT IIM Raih Penghargaan Internasional untuk Produk Reksa Dana

Menyoroti penghargaan kinerja produk, Investment Director PT IIM Camar Remoa menyampaikan bahwa PT IIM tidak hanya berhasil menunjukkan keunggulan dalam aspek tanggung jawab sosial, PT IIM juga terus mencetak prestasi dari sisi kinerja produk reksa dana.

“Beberapa waktu sebelum menerima Top CSR Awards 2025, kami juga mendapat penghargaan internasional tepatnya pada Mei 2025 lalu, yakni LSEG Lipper Fund Awards Global Islamic 2025 untuk produk reksa dana syariahnya yakni Insight Simas Asna Pendapatan Tetap Syariah (I-ASNA) Best Fund Over 3 Years dan Insight Simas Asna Pendapatan Tetap Syariah (I-ASNA) Best Fund Over 5 Years,” tutur Camar.

Sebagai catatan, Penghargaan LSEG Lipper Fund Awards Global Islamic 2025 diberikan berdasarkan kinerja konsisten dan risk-adjusted return yang unggul dibandingkan reksa dana sejenis di pasar global.

Baca juga: Harga Emas Diprediksi Tembus USD4.000, Ini Kata Bank of America

Penilaian dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan Lipper Leader for Consistent Return, menggunakan metodologi yang menekankan konsistensi hasil dan meminimalkan risiko kerugian relatif.

“Dengan raihan penghargaan baik di tingkat nasional maupun global, PT IIM terus memperkuat posisinya sebagai pionir manajer investasi berbasis dampak (impact investing) yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis dan pengelolaan portofolio,” pungkas Camar. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

7 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

12 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

12 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

14 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

24 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

1 day ago