Nasional

PT IIM Catatkan Kontribusi Sosial untuk 12.000 Penerima Manfaat Sepanjang 2025

Jakarta – Sepanjang 2025, PT Insight Investments Management (PT IIM) memperkuat komitmen sosialnya dengan menjangkau lebih dari 12.000 penerima manfaat di 29 provinsi. Inisiatif ini mencakup berbagai bidang, mulai dari sosial kemanusiaan, keagamaan, kebencanaan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga kebudayaan.

Direktur PT IIM, Ria M. Warganda, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti integrasi pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang terukur dan relevan.

“Kami memandang CSR sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan investasi yang perlu dijalankan secara berkelanjutan. Capaian sepanjang 2025, termasuk menjangkau lebih dari 12.000 penerima manfaat dengan cakupan 29 provinsi di Indonesia, mencerminkan upaya perusahaan untuk terus mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang relevan, terukur, dan inklusif,” ujar Ria.

Baca juga: BNI Siapkan Relaksasi Kredit untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatra

Sepanjang 2025, PT IIM menjalankan berbagai program yang dirancang secara tematik dan berkelanjutan.

Program-program tersebut meliputi pemberangkatan jamaah umrah sebanyak empat kali dalam setahun, Beasiswa Inspirasi, pengembangan energi terbarukan melalui Desa Energi Insight, lokakarya aktivisme anak muda dalam Youth for Climate Action, pelatihan wirausaha, program ketahanan pangan inovatif, pembangunan ruang kelas sekolah, program keagamaan Ramadan, bantuan kebencanaan, serta beragam program peningkatan literasi keuangan. 

Secara total, tercatat 137 kegiatan selama 2025 melalui kolaborasi bersama 24 mitra dan komunitas sosial. 46 kegiatan di antaranya merupakan program sosial kemanusiaan, keagamaan serta kebencanaan dengan lebih dari 6.000 penerima manfaat, 24 kegiatan merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kesehatan dengan 717 penerima manfaat, serta 49 kegiatan pendidikan dan kebudayaan dengan lebih dari 1000 penerima manfaat.

“Program-program yang dijalankan sepanjang 2025 dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus membangun fondasi sosial dan lingkungan yang lebih tangguh,” ujar Ria.

Baca juga: Kemenkop: Koperasi Akan Aktif Pulihkan Ekonomi Sosial Daerah Bencana

Dalam pelaksanaannya, program-program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas lokal, lembaga sosial, dan nasabah.

Kolaborasi Jadi Kunci

Pendekatan kolaboratif ini diterapkan untuk memastikan setiap inisiatif tetap tepat sasaran, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan dampak yang berkelanjutan sesuai dengan karakteristik wilayah dan komunitas penerima manfaat.

“Kami menyadari bahwa tantangan sosial di setiap wilayah memiliki konteks yang berbeda. Karena itu, kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal menjadi penting agar program yang dijalankan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujar Ria.

Baca juga: Korban Jiwa Banjir Sumatra Bertambah Jadi 631 Orang, Presiden Iran Tawarkan Bantuan

Selain itu, dukungan investor melalui produk reksa dana PT IIM turut memungkinkan keberlanjutan program sosial ini.

“Kepercayaan investor memiliki peran penting dalam memungkinkan kami menjalankan berbagai inisiatif sosial ini. Melalui pilihan investasi mereka, secara tidak langsung investor turut berkontribusi dalam menciptakan dampak sosial yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” imbuh Ria. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Implementasi PP 43 Tahun 2025 Bawa Kabar Baik bagi Profesi Akuntan

Poin Penting Sistem pelaporan keuangan satu pintu meningkatkan kebutuhan akuntan publik dan membuka prospek karier… Read More

6 hours ago

Kemenkop Beri Relaksasi Kredit dan Pendampingan Koperasi Terdampak Bencana

Poin Penting Pendampingan dilakukan bagi koperasi eksisting dan Kopdes/Kel Merah Putih di Aceh, Sumut, dan… Read More

6 hours ago

Purbaya Terbitkan Aturan Relaksasi Dana Transfer ke Daerah Terdampak Bencana Sumatera

Poin Penting PMK Nomor 102 Tahun 2025 diterbitkan untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana… Read More

7 hours ago

RUPSLB BTN Putuskan Tambah Komisaris Baru

Dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tersebut memutuskan penambahan satu anggota dewan… Read More

9 hours ago

KPPU Tutup 2025 dengan Denda Persaingan Usaha Hampir Rp700 Miliar

Poin Penting Sepanjang 2025, KPPU menjatuhkan 13 putusan dengan total denda Rp698,5 miliar, didominasi perkara… Read More

10 hours ago

Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Poin Penting Promo tambah daya PLN diskon 50 persen berlaku 7–20 Januari 2026 melalui aplikasi… Read More

10 hours ago