Keuangan

PSAK 117 Mulai Berlaku, Prudential Indonesia Rasakan Dampak Positifnya

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa skema pencatatan baru dalam industri asuransi, yakni Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 tentang Kontrak Asuransi, telah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2025.

Dengan diberlakukannya PSAK 117, OJK menetapkan batas waktu penyampaian laporan keuangan triwulanan menjadi 45 hari setelah triwulan berakhir pada tahun 2025. Pada tahun 2026, batas waktu ini akan diperketat menjadi 30 hari.

Chief Financial Officer Prudential Indonesia, Adit Trivedi, menyebut bahwa penerapan PSAK 117 merupakan peluang strategis bagi perusahaan untuk meningkatkan sistem internal dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi.

Baca juga: Asuransi Bintang Siap Implementasikan PSAK 117 Mulai 1 Januari 2025

Adit menambahkan bahwa penerapan PSAK 117 memberikan dampak positif pada pelaporan keuangan yang lebih baik dan efisiensi operasional pada tahun 2025.

“Persiapan kami, yang dimulai pada tahun 2019, telah memungkinkan kami untuk mengimplementasikan PSAK 117, serta memastikan bahwa pelaporan kami kepada regulator dan pemangku kepentingan lainnya secara akurat dan tepat waktu,” ucap Adit kepada Infobanknews di Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.

Strategi dan Fokus pada Penyempurnaan Proses

Dengan begitu, Prudential Indonesia akan terus menyempurnakan proses yang selaras dengan PSAK 117, lalu memperkuat komitmen terhadap kepatuhan regulasi, serta tetap fokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, khususnya pada produk kesehatan.

Baca juga: Prudential Indonesia Tawarkan Solusi di Tengah Lonjakan Inflasi Medis

Adapun Prudential Indonesia juga telah merancang sejumlah strategi untuk memastikan keberhasilan implementasi PSAK 117. Strategi tersebut meliputi optimalisasi sumber daya, peningkatan sistem internal, penyempurnaan praktik manajemen keuangan, dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

“Kami telah mengalokasikan sumber daya yang signifikan untuk memastikan transisi yang lancar, termasuk investasi dalam teknologi dan pelatihan,” imbuhnya.

Prudential juga Fokus Peningkatan Sistem Internal

Lalu dari sisi sistem internal, Prudential juga fokus pada peningkatan sistem internal untuk meningkatkan akurasi data dan kemampuan pelaporan, guna memastikan kepatuhan terhadap standar baru.

“Dengan menyempurnakan praktik manajemen keuangan kami, kami bertujuan untuk tidak hanya memenuhi persyaratan regulasi tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan,” ujar Adit.

Prudential Indonesia turut berkomitmen untuk perbaikan dan penyempurnaan berkelanjutan dalam proses perusahaan untuk sepenuhnya selaras dengan PSAK 117, memperkuat dedikasi terhadap kepatuhan regulasi dan keunggulan operasional. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

8 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

8 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

8 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

8 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

9 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

10 hours ago