Keuangan

Prudential Indonesia Permudah Akses Kesehatan Nasabah di Malaysia

Jakarta – Prudential Indonesia dan Prudential Syariah menjalin kerja sama strategis dengan Sunway Medical Centre (SMC), Malaysia. Kini, nasabah bisa mendapatkan layanan penjaminan non-tunai langsung, tanpa proses reimbursement maupun pihak ketiga.

Chief Health Officer Prudential Indonesia, Yosie William Iroth mengatakan, jika sebelumnya nasabah harus melalui proses administratif berlapis, kini sistem penjaminan langsung di SMC memberikan pengalaman cepat, praktis, dan aman.

“Kami berharap nasabah dapat fokus pada pemulihan, tanpa terbebani proses administratif yang rumit,” ujarnya dalam acara Media Briefing & Signing Ceremony PruPriority Hospitals di Jakarta, Selasa (24/6).

Baca juga: Premi Asuransi Kredit Capai Rp6,3 Triliun di April 2025, Terkoreksi 5,63 Persen

Layanan ini berlaku bagi seluruh nasabah individu Prudential yang memiliki manfaat rawat inap luar negeri dalam polis mereka. Ini artinya, pengalaman berobat di luar negeri, khususnya ke Malaysia akan lebih seamless dan efisien.

SMC sendiri bukan pemain baru. Rumah sakit ini sudah lima tahun menjadi bagian dari jaringan PRUPriority Hospitals, jaringan rumah sakit pilihan Prudential yang kini mencakup lebih dari 1.700 fasilitas kesehatan di dalam dan luar negeri.

Namun yang membedakan, tahun 2025 menjadi momen penting di mana seluruh proses layanan SMC dikelola langsung oleh Prudential, tanpa perantara pihak ketiga.

Baca juga: MSIG Life Buka Suara soal Co-Payment, Ini Dampaknya ke Premi dan Klaim

Sementara itu, dari pihak mitra rumah sakit, Presiden Sunway Healthcare Group, Dato’ Lau Beng Long, menyampaikan bahwa kerja sama ini merefleksikan peningkatan kepercayaan terhadap layanan klinis SMC, sekaligus peran penting Prudential dalam mendukung pertumbuhan layanan pasien internasional rumah sakit tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami berkomitmen menjaga standar layanan berkualitas tinggi dengan biaya yang wajar. Ini bukan hanya memperbaiki pengalaman pasien, tetapi juga memperkuat integrasi layanan kesehatan regional,” ucapnya. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

Dorongan Konsolidasi Menguat, Bank KBMI 1 Masih Bertaji

Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More

15 mins ago

Resmi Jadi Persero, BSI Perkuat Peran Sebagai Bank Emas

Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More

27 mins ago

Bursa Kripto CFX Pangkas Biaya Transaksi 50 Persen Demi Daya Saing Industri

Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More

27 mins ago

OJK Tegaskan Implementasi Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP

Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More

57 mins ago

Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI

Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Berkelanjutan BNI Tembus Rp197 Triliun di 2025

Poin Penting Portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI pada 2025 mencapai Rp197 triliun atau 22 persen dari… Read More

3 hours ago