News Update

Prudential Indonesia Luncurkan PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund

Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Dana Investasi (fund) PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund. Produk ini merupakan Dana Investasi dalam mata uang US Dollar yang bertujuan memberikan hasil investasi yang optimal secara jangka panjang bagi nasabah.

Nantinya, PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund melakukan investasi secara global di saham perusahaan-perusahaan yang mayoritas kegiatan ekonominya berada di sektor teknologi. Produk ini telah mulai dipasarkan melalui Bank UOB Indonesia sejak 28 Juni 2021 dan Standard Chartered Bank Indonesia pada 5 Juli 2021 yang lalu dan sangat sesuai bagi nasabah dengan profil investasi yang agresif.

“Kami optimistis Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund dapat diterima dengan baik oleh nasabah karena berpotensi memberikan imbal balik yang optimal untuk jangka panjang di tengah situasi ekonomi
yang masih menantang. Terlebih, kami juga melihat besarnya potensi sektor teknologi untuk terus bertumbuh dengan pesat dan semakin diminati oleh masyarakat di dunia,” jelas Jens Reisch, President Director of Prudential Indonesia pada keterangannya, 28 Juli 2021.

Prudential Indonesia meluncurkan Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund pada Produk Asuransi Dasar VERSALink Maxima Protection Plus kerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia, dan juga pada Produk Asuransi Dasar BUILDERAssurance Account Max dan BUILDERInvestor Account Max kerja sama dengan Bank UOB Indonesia.

Dalam mengelola investasi nasabah, Prudential Indonesia senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian secara optimal dalam memilih saham dan fokus berinvestasi di sektor-sektor yang cenderung tangguh ketika pertumbuhan ekonomi melambat dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, salah satunya adalah sektor teknologi. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Kasus Kredit Macet Sritex: Ketika Pasal Karet Jadi “Hantu” Bankir dan Hadang Denyut Nadi Ekonomi

Oleh Mikail Mo, Direktur Research dari The Asian Institute for Law, Economic and Capital Market… Read More

1 hour ago

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Phishing Jelang Lebaran

Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More

4 hours ago

IHSG Dibuka Menguat 0,52 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG dibuka naik 0,52 persen ke 8.323,99 saat pembukaan, didominasi 282 saham menguat.… Read More

4 hours ago

Harga Emas Hari Ini (25/2): Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Antam Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp22.000 menjadi Rp3.085.000 per gram pada 25… Read More

4 hours ago

IHSG Berpotensi Kembali Melemah di Rentang 8.200-8.250

Poin Penting IHSG (25/2) diproyeksi melanjutkan pelemahan dengan menguji support di level 8.200–8.250, meski rebound… Read More

4 hours ago

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

15 hours ago