Prudential Indonesia Dorong Inklusi Keuangan Syariah
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Bambang Brodjonegoro (kiri) berjabat tangan dengan President Director Prudential Indonesia Jens Reisch (kanan) usai menjadi pembicara saat diskusi rembuk nasional yang diadakan di Jakarta, Senin 14 Mei 2018. Guna mendukung penetrasi layanan keuangan syariah, Prudential Indonesia mendorong inovasi produk dan layanan berbasis digital serta berorientasi pada kalangan millenial.(*)
Baca juga: Prudential Fokus Garap Layanan Digital
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More