Keuangan

Prudential Indonesia Bukukan Total Premi Rp20 Triliun Sepanjang 2023

Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berhasil meraih kinerja positif sepanjang 2023 dengan membukukan total premi sebesar Rp20 triliun.

CEO & Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez mengatakan investasi yang kuat juga menjadi torehan positif kinerja di 2023.

“Prudential Indonesia berhasil membukukan total investasi sebesar Rp56 triliun per Desember 2023,” ujar Tony dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/4).

Hal tersebut tidak hanya menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari para nasabah, tetapi juga menandai komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan nasional.

Baca juga: Michellina Laksmi, Orang Nomor Wahid di Prudential Indonesia Jadi CEO Terbaik 2023

Namun, menurut Tony, kesuksesan sebuah perusahaan asuransi tidak hanya diukur dari pendapatan, tetapi juga dari kemampuannya dalam memberikan perlindungan yang memadai kepada nasabah.

“Prudential Indonesia terbukti melakukannya dengan membayar klaim dan manfaat sebesar Rp17 triliun, atau setara dengan Rp46 miliar per hari,” jelasnya.

Selain itu, total klaim kesehatan yang dibayarkan perusahaan pada 2023 mencapai lebih dari Rp 5 triliun. Angka ini meningkat 19 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Prudential Syariah Tawarkan Asuransi Jiwa Tradisional Sebagai Warisan untuk Keluarga

Tony menambahkan, pihaknya tidak hanya berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada nasabahnya, tetapi juga memastikan keberlangsungan operasional perusahaan dengan mematuhi standar keuangan dan regulasi yang berlaku. Tercatat, tingkat Risk-based capital (RBC) tetap tinggi, mencapai 470 persen.

“RBC kami di atas ketentuan minimal regulator, yakni minimal 120 persen, dan kami 4 kalinya,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 hour ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

5 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

11 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

11 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

12 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

13 hours ago