Keuangan

Prudential Bakal Luncurkan Produk Baru PAYDI, Berminatkah?

Jakarta – Sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 5 Tahun 2022 terkait Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) yang berlaku sejak Maret 2023, PT Prudential Life Insurance (Prudential Indonesia) bersiap luncurkan produk baru.

Hal itu ditekankan oleh Chief Financial Officer Prudential Syariah, Paul Setio Kartono yang menyatakan bahwa Prudential akan berkomitmen untuk mematuhi aturan yang telah berlaku.

“Untuk PAYDI, menurut aturan baru, ini ada dua jalan yang satu adalah membuat produk baru yang sesuai SEOJK No. 5/2023 dan satu lagi menyesuaikan produk lama dengan aturan. Dua-duanya sudah kami tempuh. Jadi tinggal tunggu peluncurannya,” ucap Paul dalam Konferensi Pers di Jakarta, 10 Mei 2023.

Di sisi lain, Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen pun menegaskan bahwa, setelah adanya SEOJK tersebut pemasaran produk unitlink sebelumnya sudah dihentikan penjualannya dan nantinya akan diedarkan produk PAYDI baru, sesuai dengan aturan OJK yang ada.

“Produk lama dipasarkan terakhir Maret. Sekarang sudah pakai produk sesuai POJK baru,” ucap Karin dalam kesempatan yang sama.

Oleh karena itu, Prudential telah melakukan pelatihan-pelatihan ulang kepada sekitar 150 ribu agen pemasarnya, untuk mempelajari poin-poin penting terkait produk baru PAYDI.

“Tenaga pemasar di awal itu kita training ulang, seluruh tenaga pemasar, business partner, itu semua ditraining ulang, karena memang cara penyajiannya berbeda, fiturnya berbeda. Jadi pasti di awal ada adaptasi,” imbuhnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

3 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

3 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago