Nasional

Proyek Baterai EV Terbesar ASEAN Dibangun di Karawang, Ini Respons DPR

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendukung proyek investasi ekosistem industri baterai kendaraan listrik (EV) terintegrasi konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH) Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Pastinya, kami menyambut baik hadirnya proyek ini di Kabupaten Karawang. Apalagi, proyek tersebut akan menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara (ASEAN-red),” kata Puteri dalam keterangannya, Senin, 30 Juni 2025.

Ia menilai, Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan estimasi nilai investasi mencapai USD 5,9 miliar ini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi masyarakat setempat serta mendorong penciptaan lapangan kerja baru.

“Proyek ini pastinya akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru, karena diperkirakan mampu menyerap 8.000 tenaga kerja langsung dan 35.000 tenaga kerja tidak langsung,” ujarnya.

Baca juga: Maybank Indonesia Kucurkan USD20 Juta Buat Bangun Pabrik Mobil Listrik VinFast

Dengan demikian, kata dia, proyek ini dapat membantu mengatasi persoalan pengangguran di Karawang, yang saat ini tercatat sebesar 8,04 persen.

Puteri juga mendukung komitmen pemerintah yang memastikan proyek hilirisasi ini supaya berkeadilan dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Sejalan dengan arahan Presiden agar hilirisasi ini berkeadilan, maka harus dipastikan warga lokal mendapatkan ruang untuk bisa terlibat dari proyek ini, khususnya untuk menjadi tenaga kerja. Sehingga, jangan sampai penduduk lokal nantinya terpinggirkan,” ujarnya.

Baca juga: Airlangga Resmikan Pabrik Baterai Listrik Ramah Lingkungan Pertama di RI

Selain itu, ia menekankan perlu juga dipastikan proses transfer pengetahuan atas pengembangan teknologi supaya menciptakan kemandirian untuk keberlanjutan hilirisasi ke depan.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto melakukan groundbreaking ekosistem industri baterai EV terintegrasi konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu, 29 Juni 2025.

Baca juga: Proyek Baterai EV Terbesar se-ASEAN Resmi Dimulai di Karawang, Ini Pesan Presiden Prabowo

Proyek pengembangan ekosistem industri baterai EV terintegrasi ini terdiri dari 6 subproyek utama yang salah satunya dikembangkan di Kabupaten Karawang, dan 5 proyek lainnya di Halmahera Timur, Maluku Utara. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Kebijakan Fiskal Ugal-Ugalan, Apa Tidak Dipikirkan Dampaknya?

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More

34 mins ago

OJK Setujui Pencabutan Izin Usaha Pindar Milik Astra

Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More

53 mins ago

OJK Resmi Bentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital

Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More

1 hour ago

Infobank Perbaiki Perhitungan LAR, Rasio Bank BCA Syariah Turun Jadi 5,53 Persen

Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More

1 hour ago

OJK Optimistis Kinerja Perbankan Tetap Solid di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More

1 hour ago

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

2 hours ago