Prospek Investasi di Perusahaan Terbuka Masih Positif di 2023

Jakarta – Memasuki pertengahan tahun 2023, prospek investasi di perusahaan-perusahaan terbuka masih cukup menarik dibandingkan dengan investasi di perusahaan swasta.

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus WIjaya, mengatakan bahwa, prospek yang menarik tersebut didukung oleh posisi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang saat ini berada di kisaran 6.700.

“Di angka IHSG saat ini di area 6.700 ini merupakan angka yang cukup menarik, mengapa? di kisaran angka 6.500-6.700 demandnya cukup besar dan inflownya,” ucap Bernadus di Jakarta, Selasa malam, 23 Mei 2023.

Selain itu, dirinya menilai dari sisi ekonomi makro dengan adanya proyeksi penurunan suku bunga akan terjadi perpindahan dana dari obligasi ataupun deposito ke pasar saham.

“Tentu saja saham-saham growth tadi mulai dari electric vehicle, mengenai retail yang bertumbuh pesat, mengenai teknologi yang sebelumnya ditinggalkan bisa menjadi sektor-sektor yang menarik,” imbuhnya.

Adapun, CEO ICX, Romario Sumargo, menyatakan bahwa, untuk saat ini prospek investasi di perusahaan swasta maupun perusahaan terbuka masing-masing masih memiliki peluang ataupun preferensi yang berbeda.

“Definetly always public market pasti jadi bagian dari portfolio, bahkan bisa dibilang cukup besar, private company sekarang sometimes tiap orang punya preferensi masing masing,” ujar Romario dalam kesempatan yang sama. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

11 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

13 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

2 hours ago