Categories: News Update

Proses Pergantian Manajemen, EFIN Hormati Keputusan OJK

Jakarta – PT Evolusi Finansial Indonesia (EFIN) dalam proses transisi. Pergantian manajemen Perseroan berkonsekuensi pada jatuhnya sanksi penghentian sementara operasional Perseroan dan menghormati keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Head of Business & Development EFIN, Aji Subroto, mengungkapkan pihaknya patuh pada ketentuan berlaku dan menghormati suspensi dari regulator. Diakui bahwa sanksi tersebut dijatuhkan seiring dengan kondisi perusahaan yang dalam proses perubahan pengurus.

“PT EFIN mengakui adanya keterlambat untuk memenuhi administrasi yang dibutuhkan OJK karena ada pergantian management,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat 21 September 2019.

Namun keterlambatan proses administrasi terjadi semata demi kebaikan semua pihak.

“Sebagaimana peruntukannya surat pembekuan ini hanya membekukan kegiatan pembiayaan dari PT EFIN saja tetapi bukan untuk pencabutan izin, agar semua tertib secara administrasi,” terusnya.

Tentunya, Aji menegaskan, management EFIN telah melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu untuk merespon dan memenuhi kebutuhan dari regulator. “Sekali lagi, demi kebaikan semua pihak,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, OJK mengeluarkan surat nomor s-475/NB.2/2018 dan s.476/NB.2/2018 tanggal 28 Agustus 2018. EFIN disebut belum memenuhi beberapa ketentuan pasal dalam POJK 29/POJK.5/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

Berlaku sanksi berupa penghentian sementara kegiatan usaha selama 6 bulan sejak waktu ditentukan atau berlakunya sanksi tersebut. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

40 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago