Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja tengah menyampaikan paparan saat konferensi pers paparan kinerja tahun 2017 di Jakarta, Kamis 8 Maret 2018
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada hari ini (20/6) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang menyetujui rancangan akusisi sehubungan dengan rencana akusisi atas seluruh saham PT Bank Royal Indonesia (Bank Royal).
“Keputusan (akusisi) disetujui dengan pemegang saham,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Kamis 20 Juni 2019.
Tak hanya itu, pihaknya juga optimis proses ini akan selesai pada kuartal III tahun ini. Setelah itu, Bank BCA mengaku akan mengajukan permohonan izin terkait rencana tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Dalam dua bulanan lah selesai, kita akan persetujuan ke OJK dan mudah mudahan cepat,” tukas Jahja.
Jahja menjelaskan, dalam proses
akusisi nanti akan dilakukan dengan dua skema yakni pertama BCA akan membeli 2.871.999 saham Bank Royal yang merupakan 99,99% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Bank Royal.
Lalu pada skema kedua, anak perusahaan BCA yakni PT BCA Finance (BCA Finance) akan membeli 1 saham Bank Royal yang merupakan 0,01% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Bank Royal.
Setelah proses akusisi selesai, Jahja mengaku masih melihat kondisi pasar nasional untuk rencana penggabungan Bank Royal dengan anak usahanya. Namun pada kesempatan sebelumnya, Jahja pernah menyebut akan menggabungkan Bank Royal dengan BCA Syariah.
“Kita pelajari disamping itu, jadi opsi nya lain banyak. Itu (BCA Syariah) ialah satu opsi,” tukas Jahja. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More