News Update

Program Sosial BI, Pembangunan Lab Produksi MA-11 di Ponpes Darul Falah

[Best_Wordpress_Gallery id=”356″ gal_title=”BI CSR Batam”]

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendar, menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia berupa Pembangunan Unit Laboratorium Produksi MA-11 di Pondok Pesantren Darul Falah, pada Jumat, 12 Agustus 2016, di Batam. MA-11 merupakan perombakan alami bahan organis untuk pupuk, pakan, energi, dan konservasi lingkungan. Penyerahan bantuan ini dilakukan Bank Indonesa dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Pada kesempatan ini Hendar juga menyampaikan pesan penting tentang kecintaan dan kedaulatan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apriyani

Recent Posts

Tarif Trump, Lahir di Tengah “Kebencian” Pemerintah pada Sektor Keuangan dan Rendahnya Sense of Crisis

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KEBIJAKAN “brutal” Donald Trump, Presiden Amerika Serikat… Read More

4 hours ago

BI Waspadai Dampak Tarif AS, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan terus memonitor perkembangan pasar global dan domestik pasca Presiden… Read More

19 hours ago

Komisi XI Wanti-Wanti Pemerintah Tak Gegabah Tanggapi Tarif Dagang 32 Persen AS

Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pemerintah harus berhati-hati dalam menyikapi… Read More

1 day ago

DPR Desak Pemerintah Dorong Reformasi WTO usai Tarif AS Naik 32 Persen

Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah untuk mendorong Organisasi… Read More

1 day ago

DPR: Indonesia Jangan Jadi Sasaran Barang Buangan Akibat Kebijakan Trump

Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan daftar tarif dasar dan bea… Read More

2 days ago

Ekspor Terancam, Pemerintah Susun Langkah Hadapi Tarif AS

Jakarta - Pemerintah Indonesia segera menyiapkan langkah strategis untuk merespons kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan… Read More

2 days ago