News Update

Program Sertifikasi Tanah Dorong Tingkat Inklusi Keuangan

Jakarta – Program sertifikasi tanah yang dilakukan oleh pemerintah, diyakini bakal mendorong tingkat pemerataan akses bagi masyarakat akan produk-produk jasa keuangan atau inklusi keuangan yang masih tergolong rendah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dengan sertifikat tanah yang dimiliki masyarakat maka akan memberikan manfaatkan dan menjadi modal untuk dapat mengakses produk-produk jasa keuangan seperti perbankan.

“Kenapa dia penting dalam rangka pengembangan keuangan inklusif? Karena masyarakat kita dalam hal panjang itu masih sedikit yang tanahnya punya sertifikat,” ujar Darmin di Kantornya, Rabu, 14 Februari 2018.

Contohnya saja, sertifikat tanah bisa menjadi agunan bagi masyarakat dalam mengajukan pinjaman modal usaha. Maka dari itu, kata dia, sertifikasi tanah ini sebenarnya bukan hanya sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat yang menempati sebidang tanah saja.

Baca juga: Muliaman Dorong Fintech Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah

“Kenapa penting, gak usah bicara keuangan inklusi kalau pendidikan rendah, tanah pun tak punya. Punya tapi nggak ada sertifikat. Terus pake apa? Kita mendorong benefit bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Sejauh ini, kata dia, pemerintah terus mengejar target sertifikasi tanah bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan 7 juta bidang tanah milik masyarakat telah tersertifikasi. Bahkan pada 2023 diharapkan semua tanah yang ada di Indonesia telah sertifikasi.

‎”Kalau di masa lalu kita sudah hitung, kita hanya mampu sertifikasi 650 ribu bidang (per tahun). Tahun kemarin tidak tanggung-tanggung ditetapkan 5 juta, tahun ini 7 juta, tahun depan 9 juta. Sehingga sebagian besar di Indonesia ini sudah harus disertifikasi dalam 2 tahun,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

2 mins ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

1 hour ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

4 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

4 hours ago