Categories: Perbankan

Program Sejuta Rumah Dorong Kredit BTN Semakin Kencang

Program sejuta rumah yang digagas pemerintah telah mendorong percepatan pertumbuhan kredit BTN di 2015. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengklaim adanya program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah mendorong percepatan pertumbuhan kredit pada pembiayaan perumahan di 2015.

Menurut Direktur Utama BTN Maryono, hal ini tercermin pada pertumbuhan kredit BTN yang mengalami pertumbuhan sebesar 18,17% hingga Mei 2015 menjadi Rp 123,3 triliun, dibanding dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp104,4 triliun.

“Memang ter‎jadi percepatan penyaluran kredit. Semester I tahun lalu kita tumbuh hanya 16,61%. Tapi tahun ini, Mei 2014 ke Mei 2015 pertumbuhannya sudah 18% lebih. Melihat posisi itu, kami optismistis untuk Semeter I tahun ini pun lebih tinggi juga,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2015.

Lebih lanjut Maryono menilai, percepatan pertumbuhan kredit tersebut didorong oleh adanya program sejuta rumah yang digagas Pemerintah sejak awal tahun ini. “Program ini cukup meningkatkan demand rumah terutama di kelas Masyarakat Berpenghasilan Rumah (MBR),” tukasnya.

Sementara terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang saat ini tengah mengalami pelambatan, dimana pada kuartal I 2015 ekonomi hanya mampu tumbuh 4,71%. Namun kondisi ini, tegas dia, tidak memberi pengaruh signifikan pada pembiayaan BTN ke perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (*)

@rezki_saputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago