Snapshot

Program Mega Berbagi di Ogan Ilir

Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib (kanan) didampingi oleh Regional Manager Head Bank Mega Medan, Husni Sim (kedua kanan), dan Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Al Mu’Awanah Azan M. Umar, Sth.I (ketiga kanan) beserta perwakilan nasabah melakukan kunjungan ke Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Al Mu’awanah Ogan Ilir – Palembang yang telah selesai direnovasi kembali melalui Program Mega Berbagi.

Kegiatan ini berasal dari Tabungan Mega Berbagi dimana nasabah memberikan 1% dari suku bunga yang diterima dan akan ditambahkan sebesar 1% lagi dari Bank Mega. Sejak pertama kali diluncurkan Program Mega Berbagi telah melakukan renovasi pembangunan kembali sebanyak 37 sekolah, dimana 33 sekolah diantaranya telah selesai dibangun dan sisanya akan diselesaikan hingga semester I – 2018.  Untuk tahap selanjutnya akan dibangun kembali sebanyak 24 sekolah yang diharapkan selesai pada akhir 2018. (*)

Baca juga: Bank Mega Gelar Travel Fair di Palembang

Dwitya Putra

Recent Posts

Tukar Uang Lebaran 2026 Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Terbarunya

Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More

3 hours ago

KAI Daop 6 Pastikan Diskon Tiket KA Lebaran 30 Persen Masih Tersedia, Ini Cara Pesannya

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More

3 hours ago

Lahan Terbatas, Kemenkop Ubah Desain Pembangunan Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More

6 hours ago

Dana Nasabah Dibobol, Bank Jambi Pastikan Ganti Kerugian Nasabah

Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More

6 hours ago

Rekening Ditutup, Donald Trump Gugat JPMorgan 5 Miliar Dolar AS

Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More

7 hours ago

Di FGD soal Kasus Sritex, Ekonom Ini Sebut Risiko Bisnis Tak Seharusnya Dipidanakan

Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More

8 hours ago