Snapshot

Program Kemitraan Yayasan Danamon Peduli

 

Deputi Bidang Penerapan Standard dan Penilaian Kesesuian, Badan Standardisasi Nasional, Dr. Zakiyah bersama Wakil Walikota Magelang, Dra. Windarti Agustina, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang, Ir. Sri Retno Murtiningsih dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Jenik D.S Andreas (kiri ke kanan) saat peresmian Pasar Rejowinangun sebagai pasar berstandar nasional Indonesia ke-30 di Magelang, Jawa Tengah, Selasa 12 Februari 2019. Yayasan Danamon Peduli (“Danamon Peduli”) bermitra dengan Pemerintah Kota Magelang dan Badan Standardisasi Nasional Indonesia (BSN) meresmikan pasar Rejowinangun sebagai pasar berstandar nasional Indonesia (ber-SNI) pertama di Kota Magelang, Jawa Tengah. Sertifikasi ini diraih melalui program kemitraan bertajuk Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat) yang dijalankan oleh Danamon Peduli sejak 2010.

erman subekti

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

12 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

14 hours ago