News Update

Program JKN-KIS Diprediksi Defisit Rp10 Triliun

Jakarta–BPJS Kesehatan mengaku Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang menjadi salah satu program jaminan kesehatan masyarakat, masih mengalami defisit. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris mengungkapkan, hal ini diakibatkan oleh iuran yang tidak sesuai.

“Saya kira ini saya sampaikan beberapa kali bahwa berbasis iuran program ini tidak sesuai pengembaliannya. Bayangkan per kepala sudah minus Rp13.000 per peserta. Dan yang Mandiri itu ditetapkan Rp25.50,0 harusnya Rp35.500. Jadi per kepala itu lewat kelas 3 juga minus, kelas 2 juga minus. Hanya kelas satu yang sesuai Rp80.000,” Ungkap Fahmi di sela rapat tingkat menteri di Kantor Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu, 21 Juni 2017.

Fahmi menambahkan, bahwa program ini memang sudah berjalan defisit beberapa tahun namun tetap dijalankan karena komitmen pemerintah mendukung JKN.

“Persoalan struktur yang mendasar tapi kenapa program ini masih jalan karena pemerintah komitmen. Karena melihat ke depan Kementerian Keuangan, BPJS sudah tahu bahwa tahun ini akan terjadi karena iuran ini tidak sesuai,” ungkap Fahmi.

JKN-KIS sendiri memang terus menerus mengalami defisit anggaran selama beberapa tahun karena banyak yang menunggak iuran. Tercatat, sejak diluncurkan di tahun 2014, defisit yang terjadi senilai Rp3,3 triliun. Berjalan di 2015, defisitnya malah naik menjadi Rp5,7 triliun. Di tahun 2016 terus membengkak senilai Rp9,7 triliun.

Fahmi memperkirakan defisit atau missmatch antara dalam penyelenggaran Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) pada akhir tahun ini mencapai kisaran Rp10 triliun sepanjang 2017. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Profil Siti Nurbaya Bakar, Eks Menteri LHK yang Rumahnya Digeledah Kejagung

Poin Penting Rumah Siti Nurbaya Bakar digeledah Kejaksaan Agung terkait penyidikan dugaan korupsi tata kelola… Read More

14 mins ago

OJK Rilis Daftar Pindar Legal Terbaru, Simak Sebelum Ajukan Pinjaman

Poin Penting OJK mengimbau masyarakat waspada pinjol ilegal dan terus memblokir entitas keuangan tidak berizin… Read More

1 hour ago

BEI Bekukan 38 Saham yang Tak Penuhi Aturan Free Float, Ini Daftarnya!

Poin Penting BEI lakukan suspensi sementara perdagangan efek terhadap emiten yang belum memenuhi ketentuan free… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Ambruk 5,31 Persen ke Level 7.887

Poin Penting IHSG babak belur di sesi I, anjlok 5,31 persen ke level 7.887,16, seiring… Read More

2 hours ago

Indonesia Alami Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026

Poin Penting Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen (mtm), dengan IHK turun menjadi 109,75, berbalik… Read More

2 hours ago

Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,51 Miliar di Akhir 2025

Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More

3 hours ago