Nasional

Program Biodiesel Diklaim Bikin Negara Hemat Devisa Rp720 Triliun

Poin Penting

  • Biodiesel hemat devisa Rp720 triliun dan turunkan emisi 228 juta ton CO₂ sepanjang 2015–2025
  • BPDP mendukung lewat insentif biodiesel dan pendanaan riset, dengan nilai PSO Rp35,5 triliun
  • Indonesia jadi role model biodiesel dunia, serap 1,9 juta tenaga kerja dan hemat devisa Rp140 triliun pada 2025.

Jakarta – Program biodiesel berbasis kelapa sawit terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus menopang perekonomian nasional. Sejak dijalankan secara bertahap lebih dari dua dekade terakhir, konsumsi biodiesel meningkat signifikan, menghasilkan penghematan devisa ratusan triliun rupiah serta menekan emisi karbon.

Hal tersebut mengemuka dalam Workshop Jurnalis Program Biodiesel Sawit 2026: Dukungan Program Biodiesel Bagi Kemandirian Energi dan Perekonomian Indonesia yang digelar di Depok, pada 5–6 Februari 2026. Kegiatan ini didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi publik terkait program biodiesel nasional.

Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia, Qayuum Amri, menjelaskan bahwa riset biodiesel sawit telah dimulai sejak 1990-an oleh peneliti nasional dan diperkuat melalui kebijakan mandatori pemerintah sejak 2009.

“Hari ini hasilnya sangat terasa. Konsumsi biodiesel yang pada 2009 baru sekitar 1 juta kiloliter, kini sudah mencapai sekitar 15 juta kiloliter. Artinya, naik lebih dari 1.100 persen,” ujarnya, dikutip Jumat, 27 Februari 2026.

Baca juga: Sawit Ilegal Ditertibkan, BKPM Dorong Solusi Jaga Pasokan Industri Hilir

Ia menambahkan, sepanjang 2015–2025 program biodiesel telah menghemat devisa negara hingga Rp720 triliun dan menurunkan emisi sekitar 228 juta ton CO₂. Capaian tersebut menunjukkan kontribusi biodiesel tidak hanya pada ekonomi, tetapi juga lingkungan.

“Masih ada anggapan program ini hanya menguntungkan segelintir pihak. Faktanya justru sebaliknya. Dampaknya besar bagi tenaga kerja, petani, hingga harga tandan buah segar (TBS),” katanya.

Sebagai bagian dari peningkatan pemahaman, peserta workshop juga melakukan kunjungan lapangan ke SBRC IPB University untuk mempelajari pengembangan riset biofuel.

Peran BPDP dan Dukungan Kebijakan Energi

BPDP memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem sawit melalui berbagai program pendanaan, termasuk insentif biodiesel, pendidikan, riset, dan peremajaan kebun rakyat.

Perwakilan BPDP, Ahmad Zuhdi, menyampaikan bahwa pada 2025 lembaganya menyalurkan sekitar 4.000 beasiswa, mendanai riset produktivitas sawit, mendukung peremajaan kebun rakyat, serta penyediaan sarana dan prasarana pertanian.

Untuk program biodiesel, BPDP menanggung selisih harga antara solar dan biodiesel sebagai insentif. Hingga akhir 2025, dukungan sektor public service obligation (PSO) mencapai 6,9 juta kiloliter dengan nilai sekitar Rp35,5 triliun.

“Dana ini berasal dari pungutan ekspor sawit dan dikelola kembali untuk mendukung keberlanjutan industri,” jelas Ahmad.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Fadhil Hasan, menegaskan biodiesel kini menjadi bagian penting dalam kebijakan energi nasional. Pemerintah telah menerbitkan Kebijakan Energi Nasional terbaru melalui PP No. 40 Tahun 2025 untuk menjawab tantangan penurunan produksi minyak, peningkatan impor, serta kebutuhan energi yang terus meningkat.

“Biodiesel berperan strategis dalam swasembada energi. Sawit dan turunannya menjadi sumber energi terbarukan sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, realisasi biodiesel mencapai 14,2 juta kiloliter dan berhasil menekan impor solar sekitar 3,3 juta kiloliter. Hal ini dinilai berkontribusi positif terhadap ketahanan energi nasional.

Dari sisi teknis, Subkoordinator Pengawasan Usaha Bioenergi Direktorat Bioenergi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Herbert Wibert Victor, menjelaskan biodiesel didistribusikan melalui skema blending di terminal sebelum disalurkan ke SPBU dan industri.

Untuk 2026, kapasitas terpasang industri biodiesel mencapai 22 juta kiloliter dengan alokasi penyaluran sekitar 16,5 juta kiloliter. Sementara realisasi 2025 telah mencapai hampir 15 juta kiloliter atau sekitar 96 persen dari target. Pemerintah juga menyiapkan skema insentif berbasis selisih harga solar guna menjaga keberlanjutan program, baik untuk sektor PSO maupun non-PSO.

RI Jadi Rujukan Program Biodiesel Dunia

Sekretaris Jenderal APROBI, Ernest Gunawan, menyebut Indonesia kini menjadi salah satu pelaksana program biodiesel terbesar di dunia dan menjadi rujukan bagi banyak negara.

“Kita sering disebut ‘big brother’ biodiesel. Skala kita paling besar di dunia,” sebut Ernest.

Ia menambahkan, implementasi program B40 telah melibatkan sekitar 1,9 juta tenaga kerja dari hulu hingga hilir, serta menghasilkan penghematan devisa sekitar Rp140 triliun pada 2025.

Meski industri siap meningkatkan kapasitas menuju B50, implementasinya perlu dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keseimbangan pasokan bahan baku dan kebutuhan pangan.

“B40 saat ini sudah ideal dan berkelanjutan. Ke depan kita tetap optimistis, selama kebijakan disiapkan matang bersama sektor hulu,” tandasnya. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BEI Bakal Terbitkan Indeks Saham Syariah Hijau Tahun Ini

Poin Penting BEI dan OJK menyiapkan indeks saham syariah hijau yang ditargetkan terbit pada 2026… Read More

3 mins ago

UEA Siap Tambah Investasi di Indonesia, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan MBZ

Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More

21 mins ago

Grab Pastikan Bonus Hari Raya 2026 untuk Mitra Pengemudi, Cair Sebelum Lebaran

Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More

32 mins ago

Mau Tukar Uang Lebaran di PINTAR BI? Cek Kuotanya di Sini

Poin Penting PINTAR BI memudahkan pemesanan tukar uang Lebaran 2026 secara online tanpa antre panjang.… Read More

34 mins ago

Mobil Dinas Rp8,5 Miliar jadi Sorotan, Intip Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

Poin Penting Mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp8,5 miliar disiagakan di Jakarta untuk fungsi representasi… Read More

47 mins ago

Kredit UMKM Diprediksi Tumbuh Maksimal 5 Persen, Program MBG Bisa jadi Penopang

Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More

1 hour ago