Info Anda

Program Bank Mega Berbagi dengn SMK Putra Pangkalan Bun

Pangkalan Bun — PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) bersama perwakilan nasabah di Pangkalan Bun meninjau sekolah SMK Putra, Pangkalan Bun – Kalimantan Tengah yang telah selesai direnovasi.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib didampingi oleh Regional Head Bank Mega Banjarmasin Theresia Sandhora Alvoncia menyerahkan cinderamata kepada siswa SMK Putra disela-sela peninjauan renovasi SMK Putra, Pangkalan Bun – Kalimantan Tengah. Renovasi yang telah dilakukan mencakup kelas, bengkel, perpustakaan, ruang konseling, tempat praktek, kantor guru, ruang Kepala Sekolah, ruang UKS dan pembangunan ruang OSIS, sehingga dengan perbaikan dan beberapa penambahan tersebut SMK Putra – Pangkalan Bun telah memiliki fisik bangunan yang lebih representatif dan siap menyelenggarakan pendidikan yang lebih berkualitas.

Sejalan dengan visi Bank Mega untuk Menjadi Bank Kebanggaan Bangsa dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik, Bank Mega telah berinisiatif menciptakan produk Tabungan Mega Berbagi. Produk ini mengajak nasabah dan seluruh insan bangsa agar menabung sekaligus beramal dan berbagi melalui pembangunan sarana dan prasarana sekolah.

Dengan menyisihkan minimum 1% dari sukubunga yang diterima dan tambahan 1% lagi dari Bank Mega, maka nasabah serta Bank Mega secara bersama-sama telah beramal untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

“Kami sangat meyakini bahwa pendidikan yang baik akan menjadi kunci bagi kemajuan suatu bangsa yang dapat membebaskan generasi penerus dari belenggu kebodohan dan kemiskinan. Pendidikan yang baik pada akhirnya akan memutus mata rantai kemiskinan,” ujar Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib dalam keterangannya.

Untuk menjaga independensi, Bank Mega membentuk Komite Mega Berbagi yang terdiri dari berbagai unsur termasuk perwakilan nasabah. Komite Mega Berbagi menyeleksi dan menetapkan sekolah yang layak mendapat bantuan dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Sekolah SMK Putra, Drs. Edy Haryanto menyatakan sangat bersyukur bahwa sekolahnya terpilih dalam Program Mega Berbagi. “Semoga kepedulian Bank Mega dapat menghasikan pendidikan di sekolah kami menjadi semakin berkualitas dan membantu siswa menggapai setiap mimpi mereka,” tutur Edy.

Hingga saat ini Bank Mega telah menetapkan 61 sekolah penerima bantuan renovasi sekolah yang tersebar dari Sumatera hingga Papua. Dari jumlah tersebut 44 sekolah telah selesai dan digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar. Sedangkan sisanya akan rampung secara bertahap hingga akhir 2018. Ke depan, Bank Mega akan terus memberikan bantuan renovasi kepada sekolah-sekolah lainnya.

Regional Head Bank Mega Banjarmasin, Theresia Sandhora Alvoncia menambahkan bahwa di Wilayah Kalimantan pada Tahun 2018, Bank Mega telah memberikan bantuan kepada 3 sekolah masing-masing di Banjarmasin, Ketapang dan Pangkalan Bun dan akan segera disusul dengan sekolah lainnya yang berada di Kalimantan. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

23 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago