Poin Penting
Jakarta – Kedatangan Ratu Belanda, Ratu Maxima ke Indonesia, pada Senin (24/11) malam menuai atensi publik. Dalam kunjungan kerja (kunker) kali ini Ratu Máxima dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBBI) untuk Financial Health.
Di Tanah Air, Ratu Maxima akan menghadiri sejumlah agenda kunjungan. Salah satunya, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.
“Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ratu Máxima diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Indonesia dengan PBB dalam bidang keuangan,” kata keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.
Selain itu, Ratu Máxima dijadwalkan juga akan melakukan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan nasional termasuk kementerian/lembaga keuangan terkait, serta para pelaku usaha dan masyarakat.
Dilansir dari berbagai sumber, Ratu Maxima memiliki nama lengkap Máxima Zorreguieta Cerruti. Dia dikenal dikenal lantaran memiliki latar belakang unik sebagai orang Argentina pertama yang menjadi ratu di Eropa.
Sebelum menikah dengan Putra Mahkota Willem-Alexander, ia memiliki karier yang moncer sebagai advokat untuk keuangan global.
Baca juga : Disambut OJK, Ratu Máxima Akan Memulai Agenda Kesehatan Finansial di Indonesia
Ia merupakan lulusan dari Universitas Katolik Argentina dengan gelar di bidang ekonomi dan sempat bekerja di berbagai bank dan perusahaan jasa keuangan di New York dan Eropa.
Dan ketika Willem-Alexander resmi naik takhta pada tahun 2013, Máxima yang lahir di Buenos Aires, Argentina ini resmi menjadi Ratu Belanda.
Sebagai Ratu, peran utamanya adalah mendukung Raja Willem-Alexander dalam tugas formalnya sebagai kepala negara.
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik di dalam maupun luar negeri.
Maxima juga menjabat sebagai Advokat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif untuk Pembangunan (UNSGSA), yang berfokus pada peningkatan akses layanan keuangan bagi masyarakat miskin di seluruh dunia.
Kedatangan Ratu Maxima sebagai tamu kenegaraan Republik Indonesia juga menandai dimulainya rangkaian agenda kerja bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta sejumlah Kementerian dan Lembaga dalam upaya memperkuat program kesehatan finansial, meningkatkan pelindungan konsumen, serta memperdalam kolaborasi penanganan fraud dan scam di Indonesia.
Baca juga : BEI Beberkan Progres POJK ETF Emas, Target Rampung Akhir Tahun
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, agenda global yang diusung Ratu Maxima selaras dengan prioritas nasional OJK dalam memperkuat literasi keuangan, inklusi, dan financial health.
Friderica menjelaskan bahwa financial health (kesehatan finansial) merupakan konsep lanjutan yang menekankan kemampuan masyarakat merencanakan kebutuhan keuangan secara berkelanjutan.
“Keputusan khusus untuk financial health, ini terminologi yang agak sedikit baru, karena sebelumnya itu yang selalu digaungkan adalah financial literacy dan financial inclusion,” kata Friderica.
Lebih lanjut, Friderica menyampaikan bahwa program OJK sejalan dengan mandat global yang dibawa Ratu Maxima.
“Apa yang selama ini dilakukan oleh OJK sejalan dengan apa yang Beliau lakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keuangan dan financial health untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Adapun agenda kerja bersama OJK yang akan dijalankan mencakup Fraud & Scam Focus Group Discussion, Ministerial Group Meeting, National Financial Health Event, serta pertemuan bilateral antara Ratu Maxima dan Dewan Komisioner OJK.
OJK menyampaikan apresiasi atas dukungan Ratu Maxima terhadap berbagai inisiatif untuk meningkatkan inklusi dan kesehatan finansial masyarakat Indonesia, serta siap memperkuat kerja sama dalam mendorong ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More