News Update

Profil Donna Priadi, Managing Director Baru Kamar Dagang Amerika di RI

Jakarta – Kamar Dagang Amerika di Indonesia, AmCham Indonesia resmi menunjuk Donna Priadi sebagai managing director anyarIa mencetak sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang menduduki posisi kepemimpinan ini dalam organisasi.

Donna menggantikan posisi Lydia Ruddy, yang telah mengundurkan diri dari jabatannya dan memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat (AS). 

Selama masa kepemimpinannya, Lydia memainkan peran penting dalam memperkuat posisi AmCham Indonesia sebagai organisasi advokasi bisnis, mendorong hubungan perdagangan antara AS dan Indonesia, serta meningkatkan keterlibatan para anggotanya. 

Baca juga : Bayan Resources Angkat Eks Jaksa Agung Hendarman Supandji jadi Komisaris Utama

“Saya merasa terhormat bisa menjalani peran ini dan melanjutkan misi AmCham Indonesia dalam memperkuat hubungan bisnis antara Indonesia dan Amerika Serikat. Saya sangat menantikan untuk berkolaborasi dengan para anggota dan pemangku kepentingan guna menciptakan dampak positif dan pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus mempererat kemitraan dengan Pemerintah Indonesia.” jelas Donna dikutip 5 Februari 2025.

Sebagai managing director, Donna akan memimpin berbagai inisiatif strategis, advokasi, dan keterlibatan anggota AmCham Indonesia.

Ia akan memastikan bahwa organisasi ini tetap menjadi wadah utama bagi dialog bisnis dan kolaborasi antara perusahaan AS dan Indonesia.

Karier Donna Priadi

Dengan pengalaman luas di dunia bisnis, kebijakan, dan hubungan internasional, Donna siap membawa AmCham Indonesia ke babak baru. 

Ia dikenal aktif mendorong kolaborasi lintas sektor dan berkontribusi dalam merumuskan kebijakan ekonomi serta perdagangan antara Indonesia dan AS.

Baca juga : Eks Menlu Retno Marsudi “Laris Manis”, Kini Diangkat jadi Komisaris Vale

Donna sendiri pernah menjabat sebagai Country Director untuk Indonesia di Vriens & Partners dan Director of Corporate & Government Affairs di General Electric (GE) Indonesia. 

Dalam peran tersebut, ia memimpin strategi regulasi, advokasi, dan hubungan dengan pemangku kepentingan, serta mendorong perubahan signifikan di berbagai industri.

Kariernya mencakup peran kepemimpinan di BP, Pertamina Hulu Energi, dan GE, di mana ia berhasil mengintegrasikan hubungan pemerintahan, komunikasi publik, dan advokasi kebijakan guna menyelaraskan tujuan bisnis dengan lanskap regulasi yang dinamis.

“AmCham Indonesia menyambut Donna dalam peran barunya dan yakin bahwa di bawah kepemimpinannya, organisasi ini akan semakin memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan bisnis yang dinamis dan saling menguntungkan,” pungkas Scott Hanna, Chair, Board of Governors, AmCham Indonesia. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

3 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

3 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

3 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

3 hours ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More

3 hours ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

3 hours ago