Poin Penting
Jakarta – PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap, menegaskan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di fasilitas produksinya di Gresik, Jawa Timur. Perusahaan memastikan seluruh kegiatan operasional dan ketenagakerjaan berjalan normal.
Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru menyampaikan kegiatan produksi tetap berlangsung sesuai rencana dan mengikuti dinamika permintaan pasar yang wajar dalam industri manufaktur padat karya.
“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” ujar dia, dilansir ANTARA, Rabu, 25 Februari 2026.
Baca juga: Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya
PT KAS juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik ketenagakerjaan sesuai regulasi serta menjaga hubungan industrial yang kondusif. Perusahaan menyebut sumber daya manusia sebagai aset penting dalam mendukung keberlanjutan operasional.
Meski perusahaan telah memberikan klarifikasi, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan masih memantau informasi yang beredar terkait dugaan PHK di perusahaan tersebut.
“Terkait dengan (dugaan PHK) Mie Sedaap, ini kita masih monitor, nanti kita update kepada teman-teman, ya,” ujar Menaker Yassierli di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial yang menyebut sekitar 400 pekerja dirumahkan menjelang Ramadan. Disebutkan pula bahwa pemberitahuan PHK dilakukan melalui pesan WhatsApp, meski kontrak kerja masih berjalan.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan telah menerima aspirasi pekerja terkait isu tersebut. Ia mengatakan pihak perusahaan telah berkoordinasi dan berkomitmen menjaga stabilitas ketenagakerjaan.
“Tadi kami sudah lakukan koordinasi dan saya pikir para pekerja dapat kembali tenang bekerja,” kata Dasco.
Ia juga menekankan bahwa kebijakan PHK tidak seharusnya terjadi, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, mengingat pentingnya stabilitas kerja bagi pekerja. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More