prudential indonesia
Jakarta–Seiring dengan meningkatnya premi dalam kesehatan 79% dari tahun 2010-2014, Prudential meluncurkan produk asuransi rawat inap PRUprime Healthcare.
“PRUprime Healthcare merupakan sebuah inofasi yang menunjukkan komitmen Prudential Indonesia terhadap kebutuhan konsumen Indonesia akan solusi rawat inap yang benar-benar komprehensif, global, dengan manfaat berkembang,” jelas Jens Reisch, Presdir Prudential pada acara peluncuran PRUprime Helatchcare tanggal 20 Februari 2017 di Gedung Prudential Centre.
PRUprime Healthcare menawarkan inovasi baru bernama PRUprime Limit Booster, yaitu dana tambahan hingga Rp 35 miliar yang diberikan di awal dan dapat digunakan apabila seluruh batas manfaat tahunan telah terpakai. Fitur No Claim Bonus pun ditawarkan dengan penambahan 10% dari batas manfaat tahunan awal jika tidak ada klaim yang dilakukan selama setahun polis berjalan.
Kelebihan PRUprime Healthcare dimana Prudential Indonesia membayar sesuai tagihan rumah sakit rawat inap, PRUprime Healthcare berlaku tak hanya di Indonesia saja melainkan dibeberapa negara seperti Malaysia dan Singapura, nasabah menggunakan sistem cashless sehingga cukup menunjukan kartu PRUprime Healthcare saja tanpa repot mengeluarkan uang cash.
Tak hanya itu, PRUprime Healthcare dapat dibeli sebagai asuransi tambahan (rider) atas asuransi dasar PRUlink Assurance Account, yang merupakan produk asuransi jiwa terkait investasi (unit link) dengan premi berkala unggulan Prudential Indonesia. Tertarik? Anda bisa menghubungi tenaga pemasar Prudential Indonesia berlisensi yang tersebar di seluruh Indonesia untuk informasi lebih lanjut.
Poin Penting Pengguna BYOND by BSI tumbuh 197 persen yoy sejak diluncurkan, mendorong total pengguna… Read More
Poin Penting PT Asuransi Bintang Tbk membukukan laba komprehensif Rp45,8 miliar dan ekuitas Rp460,5 miliar,… Read More
Poin Penting Harga BBM nonsubsidi ditentukan oleh mekanisme pasar global sesuai regulasi pemerintah. BBM nonsubsidi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM pada Februari 2026 terkontraksi 0,6% yoy menjadi Rp1.484,9 triliun, melanjutkan tren… Read More
Poin Penting Bank Muamalat membukukan laba sebelum pajak Rp30,1 miliar pada 2025, naik 47,5 persen… Read More
Poin Penting Bank Ganesha membukukan laba sebelum pajak Rp290,60 miliar pada 2025, didorong pertumbuhan DPK… Read More