News Update

Produk Digital Harus Jadi Jembatan Literasi Keuangan

Jakarta – Semakin hari literasi keuangan makin menjadi hal yang penting dilakukan. Itu karena literasi keuangan berhubungan erat dengan ketahanan finansial dan perkembangan teknologi digital. Saat ini, produk-produk keuangan digital, rupanya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan, produk keuangan digital diakui sebagai alat yang menjanjikan untuk mempromosikan inklusi keuangan, karena penggunaannya dapat memperluas jangkauan potensial dan akses layanan keuangan, menawarkan transaksi yang lebih nyaman, lebih cepat, aman, dan tepat waktu.

“Tetapi, perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu,” kata Tirta, dalam OJK Virtual Innovation Day, di Jakarta, Senin 24 Agustus 2020.

Tirta menambahkan, teknologi digital yang semakin berkembang seperti sekarang membuat pentingnya mendidik nasabah agar menyadari produk dan layanan keuangan baru yang inovatif, secara proporsional. Selain itu, penting juga menggunakan alat literasi keuangan digital baru untuk membantu keuangan nasabah.

Bahkan, alat semacam itu akan sangat membantu nasabah untuk mengambil keputusan lebih di masa depan. Sayangnya, produk dan aplikasi keuangan tersebut adanya menawarkan beragam manfaat, tetapi tidak memberitahukan resiko dari penggunaan produk atau aplikasi keuangan itu.

“Ini merupakan tantangan baru bagi komunitas tertentu,” tutupnya. (*) Ayu Utami

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

2 mins ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

31 mins ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

54 mins ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

1 hour ago

Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More

1 hour ago

OJK-Kemenkeu Kompak Tekan Bunga Kredit, Targetkan Lebih Rendah dari 8 Persen

Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More

2 hours ago