Hingga Maret 2018, Ada 11 Pengaduan Kasus Sengketa Penjaminan Keuangan
Jakarta – Semakin hari literasi keuangan makin menjadi hal yang penting dilakukan. Itu karena literasi keuangan berhubungan erat dengan ketahanan finansial dan perkembangan teknologi digital. Saat ini, produk-produk keuangan digital, rupanya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan, produk keuangan digital diakui sebagai alat yang menjanjikan untuk mempromosikan inklusi keuangan, karena penggunaannya dapat memperluas jangkauan potensial dan akses layanan keuangan, menawarkan transaksi yang lebih nyaman, lebih cepat, aman, dan tepat waktu.
“Tetapi, perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu,” kata Tirta, dalam OJK Virtual Innovation Day, di Jakarta, Senin 24 Agustus 2020.
Tirta menambahkan, teknologi digital yang semakin berkembang seperti sekarang membuat pentingnya mendidik nasabah agar menyadari produk dan layanan keuangan baru yang inovatif, secara proporsional. Selain itu, penting juga menggunakan alat literasi keuangan digital baru untuk membantu keuangan nasabah.
Bahkan, alat semacam itu akan sangat membantu nasabah untuk mengambil keputusan lebih di masa depan. Sayangnya, produk dan aplikasi keuangan tersebut adanya menawarkan beragam manfaat, tetapi tidak memberitahukan resiko dari penggunaan produk atau aplikasi keuangan itu.
“Ini merupakan tantangan baru bagi komunitas tertentu,” tutupnya. (*) Ayu Utami
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More