Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto bertukar kursi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo usai pengambilan sumpah janji Presiden di MPR/DPR RI, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka secara resmi telah dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2024-2029 pada hari ini, Minggu, 20 Oktober 2024.
Setelah resmi dilantik sebagai Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin, yang telah menahkodai bangsa Indonesia melalui krisis-krisis yang ada.
“Kita ucapkan terima kasih juga kepada Presiden RI yang ke 7, Presiden Joko Widodo dengan Wapres Ma’ruf Amin, terima kasih atas kepemimpinan bapak, terima kasih atas kenegarawanan bapak, bapak telah menahkodai bangsa ini melalui krisis-krisis yang sunguh sangat berat,” ucap Prabowo dalam Pidato Pelantikan Presiden di di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024.
Baca juga: Sah! Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029
Prabowo bercerita pada masa pandemi Covid-19, ia menjadi saksi bagaimana Jokowi sangat memikirkan rakyat-rakyat kecil ketika akan memberi keputusan untuk melakukan pembatasan kegiatan atau lockdown.
“Saya saksi, saya menteri beliau, semua pihak dalam dan luar negeri telepon terus menekan beliau terus minta lockdown, beliau menolak beliau berpikir kalau kita lockdown bagaimana wong cilik, warteg, ojol, rakyat yang makannya dari upah harian jangan kita lupa prestasi pemimpin-pemimpin kita. Terima kasih anda berjasa dan akan dikenang sebagai putra Indonesia yang termasuk terbaik,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menyatakan akan terus melanjutkan estafet kepemimpinan dan akan terus bekerja keras untuk mewujudkan bangsa yang kuat, adil, dan makmur.
“Kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan kita siap bekerja keras menuju Indonesia emas menjadi bangsa yang kuat, merdeka, berdaulat, adil dan makmur. Kita tidak mau mengganggu siapa pun, kita tidak mau mengganggu bangsa lain, tapi kita juga tidak mengizinkan bangsa mana pun mengganggu kita,” ujar Prabowo.
Baca juga: Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Soroti Kebocoran Dana dan Kolusi Pejabat dengan Pengusaha Nakal
Untuk mewujudkan hal tersebut, Prabowo melanjutkan, sebagai Presiden RI dia memohon doa restu kepada seluruh bangsa Indonesia agar dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan sebelumnya.
“Mari kita bangun Indonesia di atas landasan yang sudah dirintis oleh pendahulu-pendahulu kita, mari kita belajar semua kekurangan kita akui dan kita perbaiki. Hentikan dendam hilangkan kebencian, bangun kerukunan, bangun gotong-royong, itu kepribadian bangsa Indonesia, itu ajaran Bung Karno,” tukasnya.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, semoga melindungi kita semua, menyertai kita semua dalam perjalanan. Kita juga berdoa kepada Yang Maha Esa agar tamu-tamu agung kita akan kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan aman dan bersahabat dengan kita, wassalamualaikum, Merdekaaa!!!,” tutup Prabowo. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More