Presiden Prabowo Subianto, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menerima Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 13 Januari 2025. (Foto: BPMI Setpres)
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (13/01/2025).
Pertemuan keduanya guna membahas program-program strategis Kementerian Komdigi, terutama terkait transformasi digital dan penerapan e-government di berbagai sektor layanan publik.
Menkomdigi Meutya Hafid mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap digitalisasi layanan publik. Hal tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga : Alasan Penunjukan Raline Shah jadi Staf Khusus Komdigi
“Sebagaimana kita tahu, Presiden sangat concern dengan digitalisasi. Presiden ingin layanan-layanan publik dilakukan secara transparan melalui digitalisasi,” ujarnya dikutip Selasa, 14 Januari 2025.
Meutya menjelaskan, pihaknya menyampaikan berbagai program yang tengah dijalankan Kementerian Komdigi. Salah satunya adalah dukungan untuk percepatan transformasi digital di instansi pemerintah.
Baca juga : Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Kepala PPATK ke Istana, Bahas Apa?
“Kami membahas program-program di Kementerian Komunikasi dan Digital, di antaranya yang terkait dengan dukungan kami untuk transformasi digital dan juga e-government,” tambahnya.
Pertemuan tersebut menunjukkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung agenda digitalisasi sebagai salah satu pilar penting dalam reformasi birokrasi dan modernisasi layanan publik di Indonesia. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More