Nasional

Presiden Prabowo Kumpulkan 8 Konglomerat Kakap di Istana, Bahas Apa?

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan dari delapan konglomerat Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis, 6 Maret 2025.

Momen pertemuan Presiden Prabowo dan delapan konglomerat tersebut diunggah di media sosial resmi Sekretariat Kabinet (Setkab) @sekretariat.kabinet di Instagram, pada Kamis malam.

“Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran delapan pengusaha besar di Indonesia yang memiliki latar belakang bisnis yang berbeda-beda, antara lain Bapak Anthony Salim, Bapak Sugianto Kusuma, Bapak Prajogo Pangestu, Bapak Boy Thohir, Bapak Franky Widjaja, Bapak Dato Sri Tahir, Bapak James Riady, dan Bapak Tomy Winata di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 6 Maret 2025,” tulis deskripsi unggahan Setkab dikutip 7 Maret 2025.  

Baca juga: Presiden Prabowo Tetapkan 77 Proyek Strategis Nasional, Ini Daftar Lengkapnya

Setkab menyampaikan, pertemuan dengan delapan para pemimpin bisnis tersebut berlangsung hangat dan mendiskusikan banyak hal. Mereka berdiskusi mengenai perkembangan terkini di dalam negeri, termasuk juga membahas dinamika yang terjadi di dunia global.

Salah satu yang dibicarakan Presiden Prabowo dengan para konglomerat tersebut adalah program-program prioritas yang tengah dijalankan pemerintah.

Adapun berbagai program yang dibahas di antaranya program Makan Bergizi Gratis, infrastruktur, industri tekstil, swasembada pangan dan energi, industrialisasi, hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), yang saja resmi dibentuk pada 24 Februari 2025 lalu.

Baca juga: Prabowo Tetap Prioritaskan Pembentukan Badan Penerimaan Negara Sesuai RPJMN 2025-2029

Delapan pebisnis kakap yang hadir itu juga turut memberikan dukungan terhadap program-program yang tengah dijalankan pemerintahan. Presiden Prabowo pun memberikan apresiasi atas dukungan tersebut.

“Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh para pengusaha terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah, terutama yang menyangkut kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” tutup Setkab. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago