COVID-19 Update

Presiden Minta Pemda Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta setiap pemerintah daerah (pemda) menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal. Tujuannya untuk semakin mempercepat program vaksinasi nasional sehingga kekebalan komunitas dapat segera tercapai.

“Harus ada yang dalam bentuk massal. Kumpulkan bisa di GOR, kumpulkan di balai kota dan jumlah yang banyak sehingga, secara harian kita bisa melakukan suntikan vaksin dalam jumlah yang banyak agar segera tercapai herd immunity,” kata Jokowi dalam keterangan virtualnya melalui YouTube Sekretariat Presiden, dikutip 14 Februari 2021.

Selain itu, Jokowi juga meminta vaksinasi di setiap fasilitas kesehatan terus bertambah. Meskipun demikian, vaksinasi massal oleh pemerintah daerah akan menambah jumlah masyarakat yang tervaksinasi dalam jumlah besar.

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 1 juta tenaga kesehatan yang divaksinasi pada program vaksinasi tahap 1 menurut data Satgas Covid-19 per 13 Februari 2021. Sementara itu, sudah ada 415 ribu Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang divaksinasi pada program vaksinasi tahap 2. Rencananya, terdapat 1,46 juta SDMK yang menjadi sasaran vaksinasi pada tahap kedua ini. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

12 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

12 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

12 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

13 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

14 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

14 hours ago