Jakarta – Masa jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo akan segera habis. Presiden Joko Widodo (JOkowi) disebut-sebut telah mengantongi tiga nama pengganti Perry.
Dalam surat keputusan yang ditandatangi Jokowi, tiga nama tersebut adalah Dody Budi Waluyo, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI; Wiwiek Sisto Widayat, Direktur Eksekutif, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat; dan Doddy Zulferdim Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI.
Ketiga nama ini merupakan calon kuat yang digadang-gadang akan menggantikan Perry Warjiyo sebagai Deputi Gubernur BI yang baru. Tiga nama ini akan segera dibawa ke Rapat Paripurna DPR
Perry Warjiyo diangkat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Kepres Nomor 28 Tahun 2013 tanggal 5 April 2013, sehingga masa jabatannya akan selesai pada 15 April 2018.
Di BI sendiri, akan ada dua posisi yang kosong, yakni Deputi Gubernur BI dan Gubernur BI yang kini dijabat oleh Agus Martowardojo. Namun, baru ada 3 nama yang beredar untuk menggantika posisi Deputi Gubernur. Sementara untuk posisi Gubernur BI sendiri sampai saat ini masih belum ada.
“Usulan nama calon pengganti Gubernur BI belum disampaikan ke presiden” ujar Pratikno, Menteri Sekretaris Negara. (*)
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More