News Update

Presiden Direktur Tugu Insurance Dinobatkan The Best CEO in Digital Brand 2025

Jakarta – Presiden Direktur PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance Tatang Nurhidayat dinobatkan sebagai The Best CEO in Digital Brand 2025 dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 2025 yang berlangsung di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Maret 2025.

Tatang dinilai telah berhasil membangun citra digital yang kuat melalui berbagai strategi komunikasi dan interaksi dengan publik. Tak hanya mencerminkan personal branding yang efektif, tapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang dipimpinnya. Selain itu, Tatang juga menjadi satu-satunya CEO dari industri asuransi umum yang memenangkan penghargaan ini.

Analisis penilaian berdasarkan data berbasis keyword tracking di berbagai platform digital. Para pemimpin terpilih, adalah figur-figur yang sering dibicarakan dan diperhatikan oleh netizen dalam satu tahun terakhir.

Baca juga: Sambut Ramadhan, Tugu Insurance Perkuat Kepedulian terhadap Disabilitas

Tatang mengatakan, penghargaan The Best CEO in Digital Brand 2025 yang diraihnya tak lepas dari dukungan jajaran manajemen dan karyawan Tugu Insurance yang terus melakukan transformasi digital untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan Tugu Insurance.

“Penghargaan ini merupakan sebuah penyemangat atau motivasi untuk kami agar terus melakukan transformasi digital dan perbaikan proses digitalisasi. Sehingga semua orang bisa mengakses Tugu Insurance dengan mudah, dan tahu manfaatnya,” jelas Tatang.

Dalam pengembangan digital ke depan, lanjut Tatang, Perseroan akan fokus pada tiga aspek pengembangan dalam menunjang sekaligus mendorong kinerja Perseroan. Pertama, kata Tatang, pihaknya telah melakukan perbaikan core system yang menjadi ‘jantung’ sistem digitalisasi perseroan.

“Kami telah melakukan revamp, bahkan mengganti core system. Kedua, core finance, karena bila core system-nya sudah bagus, pasti report keuangan dan sebagainya juga perlu perhatian,” jelasnya.

Terakhir, kata Tatang, perseroan akan menghadirkan system dan aplikasi yang menciptakan ruang interaksi dengan pelanggan dan para partner bisnis. Dengan begitu, diharapkan bisa memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai informasi tentang Tugu Insurance, mulai dari layanan hingga produk yang ditawarkan.

“Melalui system dan aplikasi ini, customer dapat dengan mudah dan cepat memperoleh layanan dari Tugu Insurance,” jelasnya.

Baca juga: Strategi Jitu Tugu Insurance, Dorong Kenaikan Laba 363 Persen di Awal 2025

Sementara dari sisi kinerja, di bawah kepemimpinan Tatang Nurhidayat, Tugu Insurance mampu mencatatkan kinerja moncer. Tugu Insurance sukses membukukan kinerja positifnya, di mana laba inti atau core net profit konsolidasi pada tahun 2024 tercatat mengalami peningkatan 62,7 persen atau senilai Rp706 miliar dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp 434 miliar.

Selain itu, Tugu Insurance juga berhasil menghasilkan peningkatan premi bruto sebesar 10,73 persen year on year (yoy) menjadi Rp8,54 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

8 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

8 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

9 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

9 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

10 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

10 hours ago