Keuangan

Presdir Sompo Insurance Masuk Top 100 CEO 2021, Ternyata Ini Kuncinya

Jakarta – PT Sompo Insurance Indonesia (Asuransi Sompo) berhasil bertahan di masa pandemi. Sepanjang tahun 2020, Asuransi Sompo mengalami peningkatan laba hingga 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Lalu, rasio solvabilitas atau risk-based capital (RBC) Asuransi Sompo per Desember 2020 mencapai 211%, atau berada jauh di atas angka yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni 120%. Kinerja positif tersebut terus bertumbuh hingga kuartal I 2021.

Selama kuartal I 2021, rasio solvabilitas Asuransi Sompo mencapai 237%. Di samping itu, Asuransi Sompo juga mengalami pertumbuhan premi bruto sebesar 19% dibandingkan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya. Kinerja ciamik ini tentunya didorong oleh kepercayaan nasabah kepada produk asuransi Sompo Indonesia. Kepercayaan nasabah ini tercipta dari rasa tenang atas jaminan hidup yang disediakan produk-produk asuransi Sompo.

“Meskipun pendekatan kami terhadap pekerjaan telah berubah secara dramatis sejalan dengan persyaratan kesehatan dan keselamatan publik dari Covid-19, prioritas bisnis kami tetap tak berubah, yakni ketenangan bagi pelanggan dan mitra bisnis,” ujar Presiden Direktur Sompo Insurance Indonesia Eric Nemitz, kepada Infobanknews, beberapa waktu lalu.

Eric menjelaskan bahwa fokus layanan Asuransi Sompo bergeser ke keselamatan karyawan, pelanggan, dan mitra. Fokus tersebut juga selaras dengan komitmen yang telah ditetapkan oleh Sompo Group lebih dari seabad lalu, yang adalah komitmen untuk mengutamakan pelanggan dan karyawan di atas segalanya.

“Seiring dengan pertumbuhan signifikan yang kami torehkan, baik dalam asuransi konvensional maupun syariah, kami optimistis bisa mencapai tujuan bisnis yang kami tetapkan untuk 2021. Dan pada 2022, kami berencana untuk melanjutkan pengembangan bisnis yang positif dengan pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan bisnis lainnya,” tambah Eric.

Asuransi Sompo telah menyiapkan sejumlah proyek inovatif dan unik untuk diluncurkan pada tahun 2022. Pengembangan layanan ritel di sejumlah bidang, serta akselerasi unit usaha asuransi syariah Sompo menjadi pembahasan menarik untuk dikulik pada tahun ini.

“Kami berfokus untuk mengembangkan portofolio ritel di bidang kendaraan bermotor, properti, dan kesehatan. Kami juga sangat antusias dengan pertumbuhan Sompo Insurance Syariah. Kami baru-baru ini mengajukan rencana spin-off asuransi syariah ke OJK, dan berharap untuk memulai persiapan pada 2022,” ucapnya. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

2 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

3 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

3 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

3 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

3 hours ago