Jakarta–PT Jasaraharja Putera (Jasaraharja Putra) Sebagai Anak Usaha dari PT Jasaraharja ( Persero ), mencatat pertumbuhan kinerja perusahaan dalam triwulan pertama tahun 2017, secara umum sesuai target tumbuh positif.
Salah satunya ialah dengan tumbuhnya premi bruto yang cukup signifikan dengan capaian 21,84 persen dari realisasi priode yang sama tahun 2016. Hal ini membuktikan semakin dekatnya realisasi pencapaian target pendapatan dengan target minimalnya dan terwujudnya pertumbuhan pendapatan yang lebih besar dari pertumbuhan peningkatan biaya, yang mengindkasikan terkendalinya sektor biaya yang baik termasuk terkendalinya rasio pengeluaran.
Pada tahun ini Jasaraharja Putra juga menghadirkan Outlet pelayanan di seluruh Wilayah Indonesia, dengan menyediakan layanan produk yang dibutuhkan masyarakat berupa asuransi Umum, Asuransi Kredit, Surety Bond & Kontra Bank Garansi dan Produk Asuransi Syariah.
Berkembang atas dasar kepuasan dan kepercayaan dari nasabah dan mitra kerja, pada 24 Maret 2017 Jasaraharja Putera dapat mempertahankan peringkat perusahaan dengan rating id A+ (Single A+ : Satable Outlook ) dari Pefindo.
Sebagai bagian dari upaya yang semakin meperkokoh bisnis persauransian dan soliditas tim pada tanggal 5 April terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PT Jasaraharja Putera yang terdiri dari:
Komisaris Utama Budi Rahardjo S, Komisaris Independen Mirza Mochtar, Komisaris Yulianida . Sementara Dewan Direksi terdiri dari Direktur Utama Suntoro , Direktur Pemasaran Rahmat Slamet, Direktur Teknik Taufiq Arifin dan Direktur Keuangan, Umum & SDM Zulmahdiar.
Dengan adanya reposisi jabatan internal diharapkan PT Jasaraharja Putera lebih mendapat kepercaya dimasyarakat, sehingga Kami terus berkomitment untuk tumbuh seiring dengan kebutuhan jasa Asuransi di Indonesia. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group SEGALANYA bisa terjadi. Tatatan bisa saja tinggal… Read More
Kampanye ini merupakan bagian dari inisiatif Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation dalam mendorong masyarakat… Read More
Poin Penting SBN Ritel masih layak dibeli tahun ini karena bersifat stabil, berisiko rendah, dan… Read More
Poin Penting Retirement Goal Calculator dari Bank DBS Indonesia membantu menghitung kebutuhan dana pensiun secara… Read More
Poin Penting Bisnis bancassurance Bank DBS Indonesia tumbuh double digit sepanjang 2025, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Rupiah melemah ke Rp16.955 per dolar AS, namun pemerintah menegaskan pelemahan ini tidak… Read More