News Update

Premi ACPI Capai Rp675 Miliar di Kuartal II 2018

Jakarta – PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia (ACPI) berhasil membukukan premi Rp675 miliar sampai dengan kuartal II 2018. Jumlah tersebut naik hampir 15% dari tahun 2017  sekitar Rp87 miliar.

Dengan pencapaian itu, manajemen optimis hingga tutup tahun 2018, ACPI mampu mencapai target Rp1.2 triliun.

“Sampai akhir tahun bisa capai Rp1,2 triliun,” kata Wakil Presiden Direktur ACPI, Nicolaus Prawiro dalam siaran persnya, Senin, 23 Juli 2018.

Baca juga: Asuransi Cakrawala Luncurkan Layanan Online

Disamping itu, dari sisi kesehatan Perusahaan, ACPI memiliki tingkat solvabilitas di angka 240%, dimana hal tersebut menunjukkan bahwa ACPI tergolong perusahaan yang sehat secara keuangan, sehingga menjadikan ACPI sebagai salah satu Perusahaan asuransi umum terpercaya di Indonesia.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan asuransi yang baru berdiri sejak pertengahan 2014 ini sudah menambah 4 kantor cabang baru di kuartal pertama tahun ini, yaitu di Pare-Pare, Karawang, Jember, dan Palangkaraya.

Sehingga total jaringan kantor Cakrawala Proteksi di seluruh Indonesia kini berjumlah 32 kantor. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Setujui Pencabutan Izin Usaha Pindar Milik Astra

Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More

4 mins ago

OJK Resmi Bentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital

Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More

17 mins ago

Infobank Perbaiki Perhitungan LAR, Rasio Bank BCA Syariah Turun Jadi 5,53 Persen

Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More

28 mins ago

OJK Optimistis Kinerja Perbankan Tetap Solid di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More

40 mins ago

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

59 mins ago

OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut, KPK Sita Uang-Emas Senilai Rp6,38 M

Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More

1 hour ago