Nasional

Pramono Anung Pamer Capaian Kinerja Setkab di Akhir Masa Jabatannya

Jakarta – Di akhir masa jabatannya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung ‘memamerkan’ capaian kinerja Sekretariat Kabinet (Setkab) yang dipimpinnya selama dua periode. 

Ia mengungkapkan, pagu anggaran Sekretariat Kabinet tahun 2024 sebesar Rp488.922.470.000. Meski dinilai relatif kecil, ia menggambarkan anggaran tersebut sebagai “Mentes” yang bermakna berjalan dengan baik dan efisien.

Menurutnya, hingga 29 Agustus 2024, realisasi APBN Sekretariat Kabinet telah mencapai 65,81 persen atau sebesar Rp321.741.000.000, dengan sisa anggaran Rp167.180.000.000. 

Baca juga : Intip Perbandingan Kekayaan Pramono Anung dan Rano Karno, Paslon yang Maju di Pilkada Jakarta

“Nilai kinerja anggaran Setkab sampai dengan per Juli sudah 59,39 persen. Ini merupakan bagian dari kita mengukur Kinerja Kabinet yang ada di Setkab,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI, dikutip Selasa, 10 September 2024.

Lebih lanjut, pagu anggaran Setkab tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp428.946.000.000, mengalami kenaikan sebesar Rp77.939.000.000 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Terkait persiapan pemindahan pegawai ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Setkab mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp164.310.895.000.

Baca juga : Hardiknas 2024, Seskab Dorong Kolaborasi Majukan Pendidikan Nasional

Pramono menuturkan, Sekretariat Kabinet selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berkat pengawasan yang baik dari Komisi II DPR RI. 

Alhamdulillah, selama dua periode kepemimpinan, kami selalu mendapatkan WTP, karena selalu mendapatkan pengawasan yang cukup baik dari seluruh Ketua, Wakil Ketua, dan juga anggota Komisi II yang kami hormati,” ujar Pramono. 

Selain itu, Setkab juga berhasil meraih predikat sangat baik dengan skor 93,58 untuk kinerja anggaran.

Mengakhiri laporannya, Pramono kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua, Wakil Ketua, dan seluruh anggota Komisi II DPR RI atas dukungan luar biasa yang telah diberikan kepada Sekretariat Kabinet selama masa jabatannya. 

Rapat ini menjadi pertemuan terakhirnya dalam kapasitas sebagai Sekretaris Kabinet. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bank Jatim Raup Laba Rp1,61 Triliun di 2025, Tumbuh 24,80 Persen

Poin Penting Bank Jatim mencetak laba bersih Rp1,61 triliun pada 2025, naik 24,80 persen yoy,… Read More

11 seconds ago

BSI Optimistis Pengguna BYOND by BSI Tembus 10 Juta

Poin Penting Pengguna BYOND by BSI tumbuh 197 persen yoy sejak diluncurkan, mendorong total pengguna… Read More

52 mins ago

Transisi PSAK 117 Sukses, Asuransi Bintang Cetak Laba Rp45,8 Miliar di 2025

Poin Penting PT Asuransi Bintang Tbk membukukan laba komprehensif Rp45,8 miliar dan ekuitas Rp460,5 miliar,… Read More

2 hours ago

Bahlil: Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar Global, BBM Subsidi Tunggu Tanggal Mainnya

Poin Penting Harga BBM nonsubsidi ditentukan oleh mekanisme pasar global sesuai regulasi pemerintah. BBM nonsubsidi… Read More

2 hours ago

Kredit UMKM Masih Tertekan, Turun 0,6 Persen pada Februari 2026

Poin Penting Kredit UMKM pada Februari 2026 terkontraksi 0,6% yoy menjadi Rp1.484,9 triliun, melanjutkan tren… Read More

2 hours ago

Laba Sebelum Pajak Bank Muamalat Tumbuh 47,5 Persen Jadi Rp30,1 Miliar di 2025

Poin Penting Bank Muamalat membukukan laba sebelum pajak Rp30,1 miliar pada 2025, naik 47,5 persen… Read More

2 hours ago