News Update

Praktik dan Perilaku Notaris di Bisnis Properti Perlu Dikawal Ketat

Jakarta-Praktik hukum dalam bisnis properti perlu diperhatikan agar industri properti di Indonesia dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut diutarakan oleh Santun Maspari Siregar selaku Direktur Perdata Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Mortgage Bankers Association (IMBA): “Dukungan Perbankan dan Regulator di Sektor Properti dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional” yang diselenggarakan oleh Infobank dan Perbanas hari ini, Jumat, 19 Februari 2021.

“Ada kuasa menjual dari notaris kepada bank padahal cicilan sudah lunas, jadi hal-hal seperti ini kita perlu perhatikan. Praktik hukum terkait bisnis properti kita jaga bersama-sama agar bisnis ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, tak lain dan tak bukan caranya adalah dengan menggunakan regulasi. Regulasi yang akan mengikat para pelaku atau pemain di industri mortgage ini. Bahkan sekalipun para pelaku yang terlibat melakukannya secara virtual, regulasi tetap akan bersifat mengikat.

“Jadi bagaimana caranya kita ada aturannya kita ikat mereka yang terlibat walaupun mereka tidak datang ke kantor secara fisik, tapi kita ikat mereka,” tambahnya.

Di samping itu, dirinya juga menekankan pentingnya kejujuran dalam bisnis ini, karena banyak kasus terjadi adalah bukan soal keabsahan, tapi penyangkalan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam bisnis properti ini. Kemudian, pihaknya juga sudah melaksanakan pengetatan perizinan perpanjangan praktik notaris demi menjamin kualitas dan integritas notaris.

“Kita telah mengubah beberapa undang-undang terkait kenotarisan. Misalnya, ada kewajiban terhadap notaris untuk diwawancarai oleh dirjen hukum bila ingin diperpanjang izin notarisnya. Termasuk juga bila notaris melakukan pelanggaran kode etik,” tegasnya. (Steven Widjaja)

Suheriadi

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

22 mins ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

2 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

3 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

3 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

3 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

3 hours ago