Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: istimewa)
Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menyatakan bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 mencapai Rp335 triliun.
Besaran anggaran tersebut ditargetkan mampu menjangkau sebanyak 82,9 juta siswa, ibu hamil, hingga balita.
“Alokasi anggaran untuk MBG tahun 2026 kita alokasikan sebesar Rp335 triliun,” ucap Presiden Prabowo dalam Pidato Nota Keuangan RAPBN 2026 dikutip, 16 Agustus 2025.
Baca juga: Prabowo Minta BUMN Sumbang USD50 Miliar Agar APBN Tak Defisit
Anggaran MBG tersebut mengalami kenaikan dari APBN 2025 yang senilai Rp71 triliun, dengan target penerimaan yang tetap sama sebanyak 82,9 juta di 2026.
Terpisah, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa, program MBG tahun 2026 diperkirakan dapat menyerap APBN senilai Rp25 triliun per bulannya.
“Di awal tahun 2026 kita akan full speed dari awal tahun dan kita akan menyerap APBN kurang lebih Rp25 triliun per bulan. Ketika kita sudah full speed dari Januari sampai Desember,” ujar Dadan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026.
Baca juga: Presiden Prabowo Targetkan Ekonomi 2026 Tumbuh 5,4 Persen
Ia menambahkan bahwa, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi hingga saat ini tercatat sebanyak 5.885, sementara masih ada 18.916 SPPG yang masih dalam proses verifikasi.
“Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang sekarang sudah operasional total jumlahnya adalah 5.885 ya sudah mencakup di 38 provinsi, di 510 kaupaten, dan 7.200 kecamatan dan kemudian selain yang sudah operasional, sudah ada juga hampir 19.000 yang mendekati operasional sedang verifikasi,” imbuhnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More
Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More
Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More
Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More
Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More