Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: istimewa)
Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan anggaran sebesar Rp20,3 triliun untuk revitalisasi sekolah. Anggaran tersebut merupakan permintaan dari presiden terpilih Prabowo Subianto untuk programnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Bapak Presiden terpilih meminta supaya revitalisasi sekolah ditekankan. Kami mengalokasikan Rp20,3 triliun untuk kualitas pendidikan,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN 2025 dikutip 17 Agustus 2024.
Bendahara Negara ini menjelaskan, dana sebesar Rp20,3 triliun itu utamanya untuk penuntasan perbaikan ruang kelas/sekolah rusak berat.
Baca juga: Sah! Program Makan Bergizi Gratis Masuk Anggaran Pendidikan 2025
“Terutama pada bangunan, karena begitu banyak bangunan rusak berat, menengah, sedang. Jadi ini akan dibuat prioritas bagi Pemerintahan baru sehingga mereka bisa membuat target rehabilitasi dan perbaikan sekolah untuk tahun 2025,” jelasnya.
Target pembangunan atau rehabilitasi sekolah baik umum maupun keagamaan,, yakni sebanyak 22 ribu. Ini akan ditugaskan melalui kementerian PUPR.
Baca juga: Anggaran Pendidikan Digenjot, John Riady Apresiasi Pemerintah Dongkrak Kualitas SDM
Selain itu, kebijakan ini dipoyeksikan akan berdampak terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 0,09 persen poin dan juga penyerapan tenaga kerja sebanyak 178 ribu orang.
“Diharapkan bisa menciptakan multiplier karena ini kontruksinya sederhana bisa dilakukan perusahaan kontruksi lokal, kita mengharapkan ada dampak terhadap growth dan penyerapan tenaga kerja,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More