Nasional

Prabowo Klaim Jumlah Penerima MBG Setara dengan Penduduk Afrika Selatan

Poin Penting

  • Program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat dan mendistribusikan sekitar 4,5 miliar porsi makanan
  • Tingkat gangguan MBG tercatat 0,00006 persen atau 28 ribu kasus, dengan tingkat keberhasilan diklaim mencapai 99,9999 persen.
  • MBG didukung 23 ribu dapur SPPG (target 30 ribu) dan menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja, sekaligus menggerakkan rantai pasok petani dan peternak.

Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Prabowo menyebut skala distribusi MBG tersebut setara dengan memberi makan penduduk di negara seperti Afrika Selatan. Ia menilai capaian ini sebagai keberhasilan besar dari sisi manajemen dan pengendalian logistik.

“Saya kira di dunia, ini suatu prestasi yang membanggakan dari segi pengendalian logistik menjadi sesuatu yang mungkin sebagai prestasi,” ucap Prabowo dalam Indonesia Ekonomi Outlook di Jakarta, 13 Februari 2026.

Baca juga: Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Penting Ekonomi

Secara kumulatif, program MBG disebut telah memproduksi dan mendistribusikan sekitar 4,5 miliar porsi makanan. Meski demikian, Prabowo mengakui terdapat 28 ribu penerima manfaat yang mengalami gangguan dalam pelaksanaan program tersebut. Namun, angka itu dinilainya sangat kecil dibandingkan total penerima.

“Statistiknya adalah 0,00006 persen, berarti ini adalah 99,9999 persen, suatu usaha yg berhasil kita ingin 0 error yang harus dicapai,” imbuhnya.

Hingga kini, implementasi MBG telah didukung lebih dari 23 ribu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan ditargetkan meningkat menjadi 30 ribu dapur dengan sasaran lebih dari 82 juta penerima manfaat.

Prabowo menambahkan, setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang. Dengan skala saat ini, lebih dari 1 juta orang telah terserap dan berpotensi mencapai 1,5 juta pekerja setiap hari. Selain itu, setiap dapur juga memunculkan 5–10 pemasok baru yang turut menggerakkan roda ekonomi dari hulu.

Baca juga: Perkuat Kemandirian Pangan, Wamenkop Ajak Koppontren Masuk Rantai Pasok MBG

“Tiap dapur mempekerjakan 50 orang dari MBG saja, sekarang lebih dari 1 juta orang bekerja diujungnya 1,5 juta orang bekerja setiap hari, tiap hari dapur akan menimbulkan dan sudah menimbulkan 5-10 pemasuk supplier,” ujar Prabowo.

Supplier tersebut mencakup petani sayur, nelayan, hingga peternak ayam, kambing, dan susu yang diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku program MBG, sekaligus mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

UUS OCBC NISP Buka Peluang Spin-Off Lebih Cepat, Ini Syaratnya

Poin Penting OCBC Syariah ingin memastikan customer base benar-benar syariah agar tetap loyal saat pemisahan… Read More

40 mins ago

Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Turun ke 8.212 Jelang Long Weekend Imlek 2026

Poin Penting IHSG melemah 0,64% ke level 8.212,27 pada 13 Februari 2026, dengan 408 saham… Read More

49 mins ago

Genjot Ekonomi Pesisir, Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Rampung Dibangun Tahun Ini

Poin Penting Pemerintah mulai membangun desa nelayan dengan target 1.000 desa tahun ini dan 5.000… Read More

1 hour ago

Produk Tabungan Emas Moncer, UUS OCBC Lirik Status Bullion Bank

Poin Penting Tabungan emas milik UUS OCBC NISP melonjak tajam, nasabah naik 223% dan gramasi… Read More

1 hour ago

Gandeng Kejati, Bank BPD Bali Perkuat Mitigasi Risiko Hukum Perbankan

Poin Penting Bank BPD Bali gandeng Kejaksaan Tinggi Bali lewat FGD untuk memperkuat tata kelola… Read More

1 hour ago

DPK dan Aset OCBC Syariah Naik Tajam pada 2025, Ini Rinciannya

Poin Penting DPK OCBC Syariah naik 27% menjadi Rp10,9 triliun, sementara aset meningkat 20% menjadi… Read More

2 hours ago