Menteri Pertahanan sekaligus capres Prabowo Subianto proyeksikan ekonomi RI tumbuh 8 persen/istimewa
Jakarta – Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menjanjikan akan merekrut kaum disabilitas untuk bisa bekerja di pemerintahan hingga komunitas pertahanan apabila dirinya terpilih menjadi presiden di Pilpres 2024.
“Kita berkomitmen untuk merekrut mereka (kaum disabilitas) ini di dalam pekerjaan-pekerjaan yang bisa mereka lakukan di pemerintahan dan juga komunitas pertahanan. Ada bidang-bidang yang mereka bisa laksanakan,” katanya dalam debat kelima Pilpres 2024, Minggu, 5 Februari 2024.
Baca juga: Ganjar Tak Setuju Program Makan Gratis ala Prabowo Mampu Atasi Stunting
Saat ini, kata dia, Indonesia telah bekerja sama dengan negara lain untuk mencari teknologi dalam membantu kaum disabilitas.
“Antara lain membantu mereka yang penglihatannya kurang cukup banyak, yang penglihatannya sulit. Saat ini ada teknologi-teknologi baru yang bisa membantu mereka hidup mandiri dan bisa bekerja hampir mendekati orang normal,” jelasnya.
Baca juga: Prabowo Klaim Program Makanan Bergizi Mampu Tingkatkan Ekonomi RI Hingga 2 Persen
Ia menegaskan, mengatasi masalah bagi kaum disabilitas di Tanah Air perlu adanya keberpihakan dari pemerintah langsung.
Di sisi lain, Prabowo juga menyinggung perihal Undang-Undang Disabilitas. Dirinya mengatakan, Partai Gerindra yang dipimpinnya turut mendorong agar undang-undang tersebut bisa lolos ke DPR. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More