Nasional

Prabowo: Indonesia Resmi Swasembada Pangan, Impor Beras Dihentikan 2026

Poin Penting

  • Indonesia capai swasembada pangan hanya dalam satu tahun, lebih cepat dari target empat tahun.
  • Impor beras resmi dihentikan pada 2026, stok nasional dinilai aman hingga akhir tahun.
  • Pertanian didorong jadi penopang pangan dan energi, mendukung kedaulatan nasional.

Jakarta – Pemerintah menegaskan capaian penting di sektor pangan nasional. Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan tidak lagi bergantung pada impor, hanya dalam satu tahun sejak dirinya dilantik.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri agenda Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026. Capaian ini melampaui target awal pemerintah yang semula diproyeksikan baru tercapai dalam waktu empat tahun.

“Kita sudah swasembada satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki sendiri satu tahun, kita tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” ujarnya, dikutip dari ANTARA, Rabu, 7 Januari 2026.

Presiden menegaskan bahwa kemerdekaan suatu bangsa tidak akan sepenuhnya utuh apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. Menurutnya, pengalaman Indonesia saat pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting.

Kala itu, sejumlah negara produsen beras menahan pasokan sehingga menimbulkan kerentanan bagi negara pengimpor. Situasi tersebut, kata Prabowo, menjadi peringatan serius agar Indonesia tidak lengah dalam menjaga ketahanan pangan, energi, dan bahan bakar.

Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, ID FOOD Gencar Lakukan Ini

Kepala Negara menyebut ketergantungan pada negara lain, terutama untuk kebutuhan dasar, merupakan risiko strategis yang harus dihindari.

Selain sebagai sumber pangan, sektor pertanian dinilai memiliki peran besar dalam menopang kemandirian energi. Prabowo mencontohkan kelapa sawit yang dapat diolah menjadi bahan bakar solar, serta singkong dan tebu yang berpotensi menghasilkan etanol sebagai campuran bensin.

Menurutnya, potensi tersebut membuktikan bahwa pertanian mampu menjadi tulang punggung kedaulatan pangan sekaligus energi nasional.

Stok Beras Aman, Impor Resmi Ditiadakan

Memasuki awal 2026, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat stok beras nasional mencapai 12,529 juta ton yang tersebar di gudang Bulog, penggilingan, hingga rumah tangga.

Dari jumlah tersebut, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog tercatat sebesar 3,25 juta ton, menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah dan dinilai mampu menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan iklim global.

Baca juga: Zulhas Ajak Semua Pihak Bekerja Keras Kejar Target Swasembada Pangan

Dengan kebutuhan konsumsi sekitar 2,5 juta ton per bulan, pemerintah memproyeksikan ketersediaan beras aman hingga akhir tahun. Menteri Pertanian pun menegaskan bahwa pemerintah resmi meniadakan impor beras pada 2026 dan mulai membuka peluang ekspor ke negara tetangga seiring surplus produksi dalam negeri. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp2.602,3 Triliun di Akhir 2025

Poin Penting Realisasi belanja pemerintah pusat hingga akhir 2025 mencapai Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen… Read More

4 hours ago

Maybank Indonesia Buka Rencana 2026, Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10 Persen

Poin Penting Maybank Indonesia membidik pertumbuhan kredit di kisaran 9-10 persen, di atas pertumbuhan ekonomi.… Read More

4 hours ago

Defisit APBN Melebar, Purbaya: Saya Bisa Bikin 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-Marit!

Poin Penting Defisit APBN 2025 melebar mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari PDB, lebih… Read More

4 hours ago

Maybank Marathon 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Bali Rp300 Miliar

Poin Penting Maybank Marathon 2026 ditargetkan menciptakan dampak ekonomi hingga Rp300 miliar, naik dari kontribusi… Read More

4 hours ago

IHSG Tembus 9.000, Purbaya: Cerminkan Kepercayaan Investor ke RI

Poin Penting IHSG tembus 9.000 mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia dan kebijakan… Read More

5 hours ago

Pembiayaan Mobil Listrik Diproyeksi Tumbuh Positif di 2026, Ini Kata OJK

Poin Penting OJK memproyeksikan pembiayaan mobil listrik tetap tumbuh impresif pada 2026, didorong tren elektrifikasi,… Read More

5 hours ago