Market Update

Prabowo Cabut Izin Tambang Agincourt Resources, Begini Nasib Saham UNTR

Poin Penting

  • PT Agincourt Resources, entitas usaha UNTR, termasuk dalam 28 perusahaan yang dicabut izin usahanya oleh pemerintah
  • Analis Stockbit Sekuritas memperkirakan kontribusi laba bersih tambang emas Martabe terhadap laba UNTR pada 2026 dapat turun 27–39 persen, tergantung asumsi harga emas.
  • Harga saham UNTR anjlok hampir 15 persen dalam sehari dan melemah 7,80 persen secara ytd, sementara saham induknya, ASII, ikut turun 9,28 persen.

Jakarta – Entitas usaha PT United Tractors (UNTR), yakni PT Agincourt Resources menjadi salah satu dari 28 perusahaan yang dicabut izin usahanya oleh Pemerintah.

Pencabutan izin itu dilakukan karena Agincourt Resources dinilai melanggar peraturan lingkungan yang memperburuk dampak banjir di Sumatra pada akhir tahun lalu.

Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Everson Sugianto, mengatakan bahwa, pencabutan izin tersebut juga berpotensi membawa dampak negatif bagi UNTR sebagai induknya.

Baca juga: UNTR Optimistis Penjualan Alat Berat Tembus 4.600 Unit di 2025

“Berdasarkan estimasi kami, dengan asumsi volume penjualan sebesar 220 ribu oz, kontribusi laba bersih dari tambang Martabe dapat turun dalam kisaran 27–39 persen terhadap laba bersih keseluruhan UNTR pada 2026, bergantung pada asumsi harga emas yang digunakan,” ucap Everson dalam risetnya di Jakarta, 21 Januari 2026.

Saham UNTR dan ASII Terjun Bebas

Tidak hanya itu, harga saham UNTR juga merosot hampir 15 persen ke posisi Rp27.200 per saham dari Rp31.975 pada perdagangan hari ini. Sedangkan, secara year-to-date (ytd) harga saham UNTR melemah 7,80 persen.

Penurunan harga saham itu berdampak kepada induk UNTR, yakni PT Astra International Tbk (ASII) yang ikut melemah 9,28 persen ke level Rp6.600 dari Rp7.275 per saham.

Meski begitu, hingga saat ini Agincourt Resources belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengingat pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi dan mengetahui secara rinci terkait keputusan Pemerintah tersebut.

Baca juga: Alasan UNTR Akuisisi Tambang Emas Milik Anak Usaha PSAB

“Perseroan menghormati setiap keputusan pemerintah, dan tetap menjaga hak Perseroan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” ujar Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications Agincourt Resources.

Oleh karenanya, perseroan senantiasa menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh peraturan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD200 per Barel

Poin Penting Iran menutup Selat Hormuz dan mengancam serangan terhadap kapal serta pipa minyak, memicu… Read More

10 mins ago

Inovasi Berkelanjutan Bank Saqu Dampingi Perjalanan Solopreneur hingga Entrepreneur

Poin Penting Bank Saqu telah menjangkau 3,5 juta nasabah sejak 2023, dengan sekitar 40% merupakan… Read More

23 mins ago

Ciamik! Laba Bank Banten Rp52,5 Miliar, Melonjak 31,54 Persen di 2025

Poin Penting Laba bersih Bank Banten naik 31,54 persen menjadi Rp52,52 miliar pada 2025, ditopang… Read More

25 mins ago

Telkom Indonesia (TLKM) Siapkan Roadmap Pengembangan AI hingga 2028

Poin Penting Telkom susun roadmap Sovereign AI hingga 2028 untuk membangun model dan infrastruktur AI… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Pegadaian (3/3): Antam Turun, Galeri24 dan UBS Kompak Naik

Poin Penting Harga emas Galeri24 naik Rp43.000 ke Rp3.173.000/gram, sementara UBS naik ke Rp3.195.000/gram di… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Eskalasi Geopolitik Timur Tengah

Poin Penting Rupiah menguat 0,03% ke Rp16.863 per dolar AS pada awal perdagangan 3 Maret… Read More

3 hours ago