Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Foto: istimewa)
Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pertemuan terbuka atau town hall para pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Senin, 28 April, pukul 15.00 WIB.
“Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara Townhall Meeting Danantara bersama BUMN di Jakarta Convention Center,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, dalam keterangan resmi, Senin.
Ia menambahkan, acara pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempererat sinergi antara Danantara dengan BUMN dan grup usaha BUMN. Tujuannya, penguatan ekosistem investasi nasional.
Baca juga : Intip Kinerja 7 BUMN yang Asetnya Bakal Dikelola Danantara
Adapun Prabowo sendiri dijadwalkan akan memberikan arahan dalam pertemuan tersebut. Sebelum acara tersebut, Prabowo menerima kunjungan kehormatan dari Federation of Korean Industries (FKI) di Istana Merdeka, yang dijadwalkan pukul 11.00 WIB.
Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan daftar perusahaan BUMN yang akan menjadi bagian dari Danantara, yang terbagi menjadi tiga kelompok, yakni Perusahaan Perseroan (PT Persero), Perseroan Terbatas Terbuka (PT Persero Tbk), dan Satuan Kerja Khusus (SKK).
Baca juga : Tuntut Gibran Diganti, Ini Respons Presiden Prabowo terhadap Purnawirawan TNI
Khusus untuk perusahaan pelat merah, yang akan masuk ke BPI Danantara adalah PT Pertamina (Persero), Mining Industry Indonesia (MIND ID), Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Selain itu, juga termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Total aset tujuh BUMN yang tergabung dalam Danantara diperkirakan mencapai hampir Rp9.000 triliun pada tahap awal pengelolaan ini. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More