Nasional

Prabowo Angkat Luhut jadi Ketua DEN, Airlangga Hartarto Buka Suara

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi soal Menteri Koordinator Investasi dan Kemaritiman era Jokowi yakni, Luhut Binsar Pandjaitan yang ditunjuk menjadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga menyebut bahwa DEN harus mempertimbangkan peraturan pemerintah (PP), sebab kebijakan tersebut dilaporkan langsung kepada Presiden. 

“DEN harus lihat PP-nya. Kan itu kebijakan dan beliau lapornya ke Presiden langsung,” kata Airlangga saat ditemui di Kantornya, Senin, 21 Oktober 2024.

Sebelumnya, DEN diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 144 Tahun 1999 tentang Dewan Ekonomi Nasional. Dalam pasal  1 Keppres tersebut disebut bahwa, membentuk Dewan Ekonomi Nasional yang berfungsi memberi nasehat kepada Presiden di bidang ekonomi, dalam upaya mempercepat penanggulangan krisis dan penyehatan ekonominasional, serta kesiapan dalam menanggapi dinamika globalisasi.

Baca juga: Prabowo Lantik Luhut jadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional

Saat ditanya apakah akan ada Peraturan Presiden (PP) anyar untuk mengatur DEN tersebut, Airlangga berkelakar bahwa di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian saja PP-nya baru.

“Di Kemenko saja, PP-nya baru,” ucapnya.

Presiden Prabowo Subianto melantik Mantan Menteri Koordinator Investasi dan Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Baca juga: Sah! Presiden Prabowo Lantik 48 Menteri Kabinet Merah Putih 

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 139/P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

“Dengan Rahmat Tuhan YME Presiden Republik Indonesia menimbamng dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya, kesatu, terhitung sejak saat pelantikan mengangkat Jenderal TNI Purn. Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional,” bunyi keputusan tersebut. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More

20 mins ago

Begini Strategi Bank Saqu Akuisisi Nasabah Baru pada 2026

Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More

2 hours ago

Gak Perlu Pusing, Begini Cara Nanovest Bikin Pemula Langsung Bisa Investasi

Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More

3 hours ago

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

6 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

10 hours ago