News Update

PPRE Siap Buyback Saham Hingga Rp293 Miliar

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT PP Presisi Tbk (PPRE) menyetujui rencana perseroan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham yang beredar di publik dengan mengalokasikan dana maksimal Rp293 miliar.

“Buyback akan kami lakukan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di pasar reguler secara bertahap selama 18 bulan terhitung sejak 6 Februari 2020 sampai 30 Juli 2021,” kata Direktur Utama PPRE, Iswanto Amperawan di Jakarta, Jumat, 31 Januari 2020.

Dia menyebutkan, pada hari ini para pemegang saham PPRE telah menyetujui rencana buyback dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya Rp293 miliar.

Sementara itu, Direktur Keuangan PPRE, Benny Pidakso berharap agar pelaksanaan buyback mampu memperkuat struktur permodalan yang efisien, karena memungkinkan untuk menurunkan biaya modal secara keseluruhan dan bisa menciptakan fleksibilitas dalam pengelolaan modal jangka panjang.

“Melalui buyback, kami juga bisa mengelola arus kas dengan cara yang efisien dan benar, selain meningkatkan earning per share (EPS) serta return on equity (RoE) secara berkelanjutan,” papar Benny yang juga berharap keputusan buyback PPRE diapresiasi positif oleh market, sesuai dengan kondisi fundamental dan likuiditas perseroan.

Dia menambahkan, harga saham buyback PPRE akan mengacu pada harga di 90 hari terakhir di pasar. “Buyback tidak akan dilakukan jika harga saham kami mendekati harga IPO. Dana publik yang akan diambil dari rencana buyback ini dan kami akan memanfaatkan kas internal dalam pelaksanaan buyback,” katanya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

3 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

5 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

5 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

5 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

5 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

5 hours ago