Nasional

PPP Beri Kode Akan Duetkan Ganjar-Sandiaga

Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengumumkan akan mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) 2024. Lalu, siapakah sosok yang akan mendampingi Ganjar sebagai calon wakil presiden (cawapres) pilihan dari PPP?

Mengenai siapa yang akan menjadi pendampingnya, PPP tentunya sangat menginginkan kadernya bisa menjadi cawapres Ganjar. Terlebih, PDIP dan PPP punya sejarah ketika Megawati Soekarnoputri berpasangan dengan Hamzah Haz.

PPP telah menyebutkan sejumlah nama cawapres yang bakal menjadi pasangan Ganjar. Namun, nama yang santer dan paling kuat dicalonkan adalah Sandiaga Uno. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini baru saja pamit dari Partai Gerindra dan diisukan langsung hijrah ke PPP.

Isu tersebut makin kuat, karena baru-baru ini Sandiaga Uno berkunjung ke kediaman Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dalam rangka halal bihalal Idulfitri 1444H.

“Saya berkunjung ke kediaman Plt Ketua Umum Parta Persatuan Pembangunan Muhammad Mardiono. Bersilaturahmi serta berdiskusi santai seraya  merayakan hari raya yang penuh dengan rasa bahagia. Insya Allah, tali silaturahmi ini akan terus terjalin dengan baik. Kami sepakat untuk berjumpa kembali paska libur Lebaran,” kata Sandiaga dalam akun Instagram resminya beberapa waktu lalu.

“Semoga dengan hari raya Idulfitri ini, ke depan Pak Sandi bisa bersama-sama dengan PPP untuk mengabdi, tentu berjuang untuk membangun bangsa dan negara,” timpal Mardiono.

Sementara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sempat ditanya awak media terkait mengenai sosok yang berpeluang mendampingi Ganjar di kontestasi Pemilihan Presiden 2024. Orang nomor satu di Indonesia menyebutkan sejumlah nama .

Ada sosok  Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar atau dikenal Cak Imin.

“Yang cocok banyak. Ada Pak Erick, Pak Sandiaga Uno, Pak Mahfud MD, Pak Ridwan Kamil, Cak Imin, dan Pak Airlangga,” kata Jokowi.(*)

Galih Pratama

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

7 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

7 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

9 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

10 hours ago