Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk yang ketiga kalinya. Perpanjangan PPKM ini bakal berlaku mulai dari 3 hingga 9 Agustus 2021.
Presiden Jokowi menyebut, pelaksanaan PPKM Level 4 yang berakhir pada hari ini, 2 Agustus 2021 sudah membawa perbaikan di skala nasional dibandingkan sebelumnya. Aspek-aspek perbaikan tersebut meliputi konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, dan persentase keterisian tempat tidur rumah sakit.
“Oleh karena itu dengan mempertimbangkan beberapa indikator perkembangan kasus minggu ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 3-9 Agustus di beberapa kabupaten, kota tertentu,” jelas Presiden pada pidatonya yang disiarkan secara virtual, 2 Juli 2021.
Dengan perpanjangan PPKM, pemerintah terus mendorong percepatan penyaluran bantuan sosial agar beban masyarakat semakin berkurang. Adapun bansos yang dimaksudkan adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bansos tunai, BLT Desa, bantuan usaha mikro dan kecil, bantuan subsidi upah, dan Banpres Produktif.
Mengutip data Satgas Penanganan Covid-19, kasus terkonfirmasi per 2 Agustus 2021 mencapai 3,46 juta dengan penambahan kasus harian sebanyak 22.404 kasus. Sementara itu, angka total pasien yang sembuh mencapai 2,84 juta dengan penambahan pasien sembuh harian sebanyak 32.807. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More